HOME  ⁄  Olahraga

Adyos Astan Bawa Dua Misi di Asian Para Games 2026, Menang Telak atas Nepal dan Bimbing Atlet Muda Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Adyos Astan Bawa Dua Misi di Asian Para Games 2026, Menang Telak atas Nepal dan Bimbing Atlet Muda Indonesia
Foto: (Sumber :Arsip foto - Petenis meja Maluku Adyos Astan servis bola ke arah lawannya petenis meja Yogyakarta Sunarto pada babak grup tenis meja putra klasifikasi TT4 Peparnas Papua di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (10/11/2021). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym..)

Pantau - Atlet senior para tenis meja Indonesia Adyos Astan mengusung dua misi dalam Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, yakni meraih hasil terbaik dalam pertandingan sekaligus membimbing atlet muda Indonesia agar mampu bersaing di tingkat Asia.

Adyos mengawali perjuangannya dengan kemenangan telak 3-0 atas wakil Nepal, Digam Chemjong, pada pertandingan penyisihan Grup F tunggal putra kelas 4-5 di Sky Hall Toyota, Aichi, Jumat (16/10/2026).

Petenis meja Indonesia tersebut mengalahkan Chemjong melalui tiga gim langsung dengan skor 11-1, 11-6, dan 11-3.

Kemenangan itu menjadi modal awal bagi Adyos untuk menghadapi persaingan grup yang juga dihuni Wanchai Chaiwut dari Thailand dan Yoy Kosal dari Kamboja.

Adyos Astan Awali Asian Para Games dengan Kemenangan 3-0

Adyos tampil dominan sejak gim pertama ketika menghadapi Digam Chemjong dalam pertandingan pembuka fase grup.

Ia hanya memberikan satu poin kepada lawannya pada gim pertama sebelum melanjutkan kemenangan dengan skor 11-6 pada gim kedua.

Adyos kemudian memastikan kemenangan setelah menutup gim ketiga dengan skor 11-3.

Hasil tersebut menjaga peluangnya untuk melangkah ke fase berikutnya dalam nomor tunggal putra kelas 4-5.

"Hari ini mudah-mudahan jadi satu modal, jadi tambah semangat untuk menghadapi pertandingan berikutnya," ujar Adyos di Sky Hall Toyota, Jumat.

Meski mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan, Adyos tetap mempersiapkan diri menghadapi lawan-lawan berikutnya.

Atlet Senior Indonesia Beri Motivasi kepada Pemain Muda

Selain menjalani pertandingan, Adyos memanfaatkan pengalamannya untuk membantu perkembangan atlet muda dalam tim para tenis meja Indonesia.

Ia mengatakan pemain senior memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan masukan dan motivasi kepada rekan setim yang lebih muda.

"Selain kita masih berfungsi sebagai atlet, kita juga sebagai senior sering memberi advice, memberi masukan, memberi semangat supaya mereka lebih bersemangat dalam melakukan pertandingan," kata Adyos.

Menurutnya, pengalaman bertanding selama bertahun-tahun dapat menjadi bekal untuk membantu generasi penerus menghadapi tekanan kompetisi internasional.

"Kebetulan saya sudah cukup senior dalam dunia tenis meja, jadi kita banyak memberi masukan atau pelajaran kepada generasi penerus kita, adik-adik kita yang masih junior. Supaya mereka lebih semangat, lebih giat dalam berlatih," kata dia.

Peran sebagai pembimbing tersebut dijalani Adyos tanpa mengurangi fokusnya untuk meraih hasil maksimal dalam pertandingan.

Adyos Pelajari Kekuatan Thailand dan Kamboja

Setelah mengalahkan Chemjong, Adyos langsung mengamati permainan calon lawannya dari Thailand dan Kamboja.

Pengamatan itu dilakukan untuk memahami karakter permainan serta mempersiapkan strategi menghadapi pertandingan berikutnya.

Adyos menilai kemampuan teknis para pemain di tingkat Asia semakin merata sehingga kesiapan fisik dan mental menjadi faktor penting.

"Sebenarnya dalam setiap pertandingan itu rata-rata sudah memiliki kemampuan atau teknik yang sama. Tinggal bagaimana pada saat pertandingan, siapa yang lebih siap, siapa yang lebih bugar dan siapa yang kondisinya lebih bagus," katanya.

Ia menegaskan tidak ingin membebani diri dengan target berlebihan meskipun tetap berusaha melangkah sejauh mungkin.

"Kita berusaha supaya tampil maksimal saja," ujarnya.

Adyos Berharap Indonesia Tembus Semifinal dan Final

Adyos berharap kontingen para tenis meja Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik selama Asian Para Games 2026.

Ia optimistis sejumlah atlet Indonesia memiliki peluang untuk melaju hingga babak semifinal maupun final.

"Saya berharap tim kita ini cukup bagus kali ini. Saya berharap dari masing-masing kita, salah satu, salah dua atau salah tiga misalnya bisa tembus sampai babak semifinal maupun final. Itu harapan saya," kata Adyos.

Selain mengejar prestasi pribadi, Adyos ingin kontribusinya sebagai atlet senior membantu meningkatkan semangat dan kesiapan tim Indonesia dalam menghadapi persaingan di Aichi-Nagoya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026