HOME  ⁄  Olahraga

Carlos Cano Juara Dunia Moto3 Junior 2026 pada Musim Debut, Pembalap Spanyol Berusia 16 Tahun Berpeluang Naik ke Moto3

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Carlos Cano Juara Dunia Moto3 Junior 2026 pada Musim Debut, Pembalap Spanyol Berusia 16 Tahun Berpeluang Naik ke Moto3
Foto: Pembalap CFMoto Aspar Junior Team Carlos Cano menjadi juara dunia Moto3 Junior FIM 2026. (FIM MotoJunior)

Pantau - Pembalap asal Spanyol, Carlos Cano, memastikan gelar juara dunia Moto3 Junior FIM 2026 pada musim debutnya setelah finis di posisi ketiga dalam balapan pertama seri terakhir di Sirkuit Misano, Emilia-Romagna, Italia, Minggu (18/10/2026).

Pembalap CFMoto Aspar Junior Team berusia 16 tahun tersebut mengunci gelar setelah mengumpulkan 196 poin dan unggul 40 angka atas rekan setimnya, Yaroslav Karpushin, yang menempati peringkat kedua klasemen.

Berdasarkan informasi FIM MotoJunior, tambahan 16 poin dari balapan pertama di Misano membuat posisi Cano tidak mungkin lagi dikejar dalam perebutan gelar juara dunia.

Karpushin yang mengoleksi 156 poin tidak dapat melampaui perolehan Cano meskipun memenangi balapan kedua di Misano yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu pukul 19.00 WIB.

Carlos Cano Kunci Gelar Setelah Finis Ketiga di Misano

Balapan pertama seri terakhir Moto3 Junior 2026 di Sirkuit Misano dimenangi pembalap AC Racing, Fernando Bujosa.

Yaroslav Karpushin menyelesaikan balapan di posisi kedua, sedangkan Carlos Cano mengamankan podium ketiga yang memastikan gelar juara dunia.

Hasil tersebut cukup bagi Cano untuk mengunci posisi teratas klasemen tanpa harus menunggu hasil balapan penutup musim.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi pembalap Spanyol itu karena diraih pada tahun pertamanya mengikuti Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM.

Sementara itu, pembalap Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa dari Honda Asia-Dream Racing sempat tercatat finis di posisi ke-10 setelah mendapat tambahan waktu enam detik akibat tidak menjalani hukuman long lap penalty.

Lima Kemenangan Antar Cano Menuju Gelar Juara Dunia

Sepanjang musim 2026 hingga balapan pertama seri ketujuh di Misano, Cano mencatatkan lima kemenangan yang menjadi modal utama dalam persaingan klasemen.

Kemenangan pertamanya diraih pada balapan pertama di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Ia kemudian kembali meraih kemenangan di Magny-Cours, Prancis, sebelum mendominasi dua balapan di Valencia, Spanyol.

Cano menambah koleksi kemenangannya melalui balapan pertama di Aragon, Spanyol.

Catatan lima kemenangan tersebut menjadikannya pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak hingga balapan pertama seri terakhir.

Fernando Bujosa menjadi pesaing terdekat dalam jumlah kemenangan dengan dua kali menempati podium tertinggi.

Konsistensi Cano dalam mengumpulkan poin sepanjang musim membuat keunggulannya tidak lagi dapat dikejar menjelang balapan penutup.

Carlos Cano Berpeluang Promosi ke Moto3 pada 2027

Keberhasilan menjuarai Moto3 Junior FIM 2026 membuka peluang bagi Cano untuk melanjutkan karier ke Kejuaraan Dunia Moto3 pada musim 2027.

Gelar juara dunia tersebut memberinya hak untuk tampil di Moto3 meskipun usianya belum mencapai 18 tahun.

Cano disebut berpeluang mengisi salah satu kursi pembalap CFMoto Aspar pada musim mendatang.

Peluang tersebut berkaitan dengan rencana kenaikan kelas Maximo Quiles, salah satu pembalap CFMoto Aspar di Moto3 2026, menuju Moto2 pada 2027.

Quiles sendiri telah menyandang status juara dunia Moto3 2026.

Meski demikian, kepastian mengenai tim yang akan diperkuat Cano pada Moto3 2027 belum diumumkan dalam informasi tersebut.

Dengan gelar Moto3 Junior yang telah diamankan, Cano menutup musim debutnya sebagai juara dunia sekaligus membuka kesempatan untuk melanjutkan persaingan di jenjang balap yang lebih tinggi.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026