HOME  ⁄  Olahraga

Iga Swiatek Mundur dari Ningbo Open 2026 akibat Cedera Paha, Akhiri Musim dan Gagal Berebut Tiket WTA Finals

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Iga Swiatek Mundur dari Ningbo Open 2026 akibat Cedera Paha, Akhiri Musim dan Gagal Berebut Tiket WTA Finals
Foto: (Sumber :Arsip foto - Petenis Polandia Iga Swiatek beraksi pada babak ketiga WTA 1000 National Bank Open 2026 melawan petenis Swiss Viktorija Golubic di Toronto, Kanada, Kamis (6/8/2026). National Bank Open.)

Pantau - Petenis asal Polandia Iga Swiatek resmi mengundurkan diri dari turnamen Ningbo Open 2026 di China akibat cedera paha kiri sekaligus memutuskan mengakhiri musim kompetisi lebih awal demi memulihkan kondisi fisiknya.

Petenis berusia 25 tahun yang kini menempati peringkat kesembilan dunia itu mengaku telah mengalami gangguan pada paha kirinya selama beberapa pekan terakhir.

Keputusan tersebut juga membuat Swiatek kehilangan kesempatan untuk memperebutkan satu tiket tersisa menuju WTA Finals 2026.

Cedera Paha Kiri Paksa Swiatek Mundur dari Ningbo Open

Swiatek yang menempati posisi unggulan kedua di Ningbo Open mengungkapkan bahwa masalah pada paha kirinya terus mengganggu penampilan dalam sejumlah pertandingan terakhir.

Ia menilai istirahat menjadi langkah terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh sebelum kembali menghadapi kompetisi.

"Saya mengalami masalah yang terus berlanjut pada paha kiri selama beberapa pekan terakhir. Saya merasa memberikan waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat dan memulihkan kondisi merupakan keputusan yang tepat," kata Swiatek sebagaimana dikutip dari WTA, Rabu (21/10/2026).

Cedera tersebut sebelumnya juga mengganggu penampilannya ketika menghadapi sesama petenis Polandia, Maja Chwalinska, pada semifinal Wuhan Open pekan lalu.

Swiatek harus menghentikan langkahnya di turnamen tersebut setelah mengalami kekalahan.

Ia kemudian memutuskan tidak melanjutkan agenda pertandingan pada Ningbo Open untuk menghindari gangguan lebih lanjut terhadap proses pemulihan.

Swiatek Sampaikan Permintaan Maaf kepada Penggemar

Swiatek mengaku sebenarnya telah menantikan kesempatan bertanding di Ningbo, China.

Namun, kondisi fisiknya membuat ia harus membatalkan keikutsertaan dalam turnamen tersebut.

"Saya sebenarnya sangat menantikan kesempatan untuk bertanding di sini. Saya ingin berterima kasih kepada penyelenggara turnamen dan semua orang yang berharap dapat melihat saya bermain. Saya sudah menantikan untuk kembali tahun depan," ujar petenis berusia 25 tahun itu.

Pengunduran diri tersebut sekaligus mengakhiri peluangnya menambah poin untuk bersaing memperebutkan tempat di WTA Finals.

Turnamen penutup musim itu mempertemukan para petenis terbaik berdasarkan hasil kompetisi sepanjang tahun.

Sementara itu, posisi Swiatek dalam undian pertandingan WTA 500 Ningbo Open digantikan oleh Anastasia Zakharova.

Swiatek Sebut Musim 2026 Salah Satu yang Terberat

Melalui unggahan di Instagram, Swiatek mengungkapkan bahwa musim 2026 menjadi salah satu periode paling menantang dalam perjalanan karier profesionalnya.

Petenis pemilik enam gelar Grand Slam itu mengaku menghadapi berbagai perubahan dan kesulitan sepanjang musim.

"Ini merupakan salah satu musim paling berat dalam karier saya, dengan banyak tantangan, perubahan, dan pelajaran sepanjang perjalanan," tulis Swiatek.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perkembangan yang dicapai bersama timnya, terutama pada paruh kedua tahun ini.

"Saya sangat bangga dengan pekerjaan yang telah kami lakukan pada paruh kedua tahun ini dan kemajuan yang menyertainya. Hal itu memberi saya banyak keyakinan terhadap apa yang akan datang," ujar Swiatek.

Ia juga menyebut intensitas pertandingan selama beberapa bulan terakhir, bahkan dalam dua tahun terakhir, telah memberikan tekanan terhadap kondisi fisik dan mentalnya.

Swiatek Pilih Pemulihan dan Tidak Akan Bertanding Lagi pada 2026

Swiatek menegaskan bahwa keputusan mengakhiri musim diambil agar dirinya memiliki waktu pemulihan lebih panjang.

Ia memastikan tidak akan mengikuti turnamen lain sepanjang sisa tahun 2026.

"Saya merasa perlu beristirahat dan memulihkan kondisi tubuh sepenuhnya. Jadi, itulah yang akan saya lakukan, kali ini sedikit lebih lama. Saya memutuskan untuk mengakhiri musim di sini, yang berarti tidak akan mengikuti turnamen lain tahun ini," tulis Swiatek.

Sepanjang musim 2026, Swiatek mencatatkan 39 kemenangan dan 15 kekalahan.

Ia juga berhasil meraih satu gelar juara, yakni pada turnamen di Toronto, Kanada.

Dengan keputusan tersebut, Swiatek menutup musim 2026 lebih awal dan akan memusatkan perhatian pada pemulihan kondisi sebelum kembali berkompetisi pada musim berikutnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026