
Pantau - Atlet panahan junior DKI Jakarta Muhammad Sakhi Athaillah berhasil meraih empat medali, terdiri atas dua emas, satu perak, dan satu perunggu, dalam turnamen Jakarta Series 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Gongseng, Jakarta Timur, Minggu (25/10/2026).
Prestasi atlet berusia 14 tahun tersebut turut membantu DAD Archery Club meraih gelar juara umum dengan total 36 medali dari berbagai nomor pertandingan.
Sakhi meraih medali melalui nomor recurve putra kategori umum dan kelompok usia di bawah 15 tahun (U15), baik pertandingan perorangan maupun beregu.
"Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada kedua orang tua, pelatih, dan teman-teman dari DAD Archery Club," kata Sakhi di Jakarta, Minggu.
Keberhasilan tersebut menambah daftar prestasi Sakhi yang sebelumnya juga meraih medali emas dalam sejumlah kejuaraan panahan tingkat nasional.
Sakhi Raih Dua Emas, Satu Perak, dan Satu Perunggu
Dalam turnamen Jakarta Series 2 2026, Sakhi mengikuti nomor Recurve Umum Putra jarak 70 meter dan Recurve U15 Putra jarak 40 meter.
Medali emas pertama diperolehnya melalui nomor eliminasi Recurve Putra U15 jarak 40 meter.
Sakhi kembali menyumbangkan emas pada nomor Recurve Beregu Putra U15 jarak 40 meter bersama Moreno dan Owen Abdillah Tantra.
Sementara itu, medali perak diraih pada nomor kualifikasi Recurve Junior Men U15 jarak 40 meter.
Adapun medali perunggu diperoleh dari nomor Recurve Umum Beregu Putra jarak 70 meter.
Pada nomor tersebut, Sakhi memperkuat tim bersama Owen Abdillah Tantra dan Darryl Threezqi Ilyasa.
Dengan hasil tersebut, Sakhi berhasil membawa pulang empat medali dari pertandingan yang diikutinya.
DAD Archery Club Raih Juara Umum dengan 36 Medali
Pelatih DAD Archery Club, Sunjaya, mengungkapkan bahwa klubnya berhasil menjadi juara umum Jakarta Series 2 Tahun 2026.
DAD Archery Club mengumpulkan 13 medali emas, 12 perak, dan 11 perunggu dari kategori perorangan dan beregu.
Sunjaya mengapresiasi penampilan para atlet pelajar yang mampu meraih prestasi dalam turnamen tersebut.
"Tentu sangat membanggakan sekali atlet-atlet pelajar dari DAD Archery Club bisa menorehkan prestasi di kompetisi ini. Saya harap seluruh atlet yang sudah berprestasi untuk tidak cepat berpuas diri. Bagi yang belum menuai prestasi jangan berkecil hati dan harus semakin giat berlatih," jelasnya.
Menurut Sunjaya, keberhasilan meraih gelar juara umum harus menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan.
Ia juga mengingatkan atlet yang belum memperoleh medali agar tetap berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya.
Sakhi Sebelumnya Raih Dua Emas di Jakarta Series Open 1
Sakhi merupakan atlet junior DKI Jakarta yang tergabung dalam DAD Archery Club.
Selain aktif mengikuti kejuaraan panahan, ia tercatat sebagai siswa kelas IX Junior High School Budi Cendekia Islamic School.
Sebelum tampil di Jakarta Series 2, Sakhi telah meraih dua medali emas dalam turnamen Jakarta Series Open 1 Tahun 2026 yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026.
Medali emas pertama diperolehnya dari nomor Kualifikasi Recurve Junior U15 Putra jarak 40 meter.
Sementara itu, emas kedua diraih melalui nomor Recurve Beregu U15 Putra jarak 40 meter bersama Ziqra Zein Tubagus Chan dan Owen Abdillah Tantra.
Prestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Sakhi dalam mengembangkan kemampuannya di cabang olahraga panahan.
Pemanah Berusia 14 Tahun Itu Pernah Berlaga di Singapura
Sakhi juga memiliki pengalaman mengikuti kompetisi panahan internasional.
Pada 2–5 Juli 2026, ia berpartisipasi dalam Singapore Archery Youth Championship.
Kejuaraan tersebut diikuti atlet dari sejumlah negara, antara lain Singapura, Filipina, Laos, Malaysia, Taiwan, dan Indonesia.
Pengalaman mengikuti turnamen internasional menjadi salah satu bagian dari perjalanan kompetisi Sakhi sebagai atlet junior.
Ia berharap dapat terus meningkatkan prestasi hingga memperoleh kesempatan mewakili Indonesia pada ajang olahraga dunia.
"Semoga saya nantinya juga bisa sampai di ajang Olimpiade untuk mengharumkan nama Indonesia," ucap Sakhi.
Pelatih Dorong Pembinaan Atlet Panahan Lewat Kejuaraan
Sunjaya menilai penyelenggaraan kompetisi panahan memiliki peran penting dalam pembinaan atlet usia muda.
Menurutnya, turnamen dapat menjadi sarana untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mengevaluasi hasil latihan.
"Adanya kompetisi atau kejuaraan ini sangat penting karena juga bisa menjadi sarana evaluasi atlet agar bisa semakin baik lagi nantinya," ucap Sunjaya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi), serta Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) DKI Jakarta atas dukungan terhadap cabang olahraga panahan.
Sunjaya berharap dukungan tersebut dapat terus memperkuat pembinaan atlet pelajar dan membuka kesempatan bagi pemanah junior untuk mengikuti lebih banyak kejuaraan.
Keberhasilan Sakhi meraih empat medali sekaligus membantu DAD Archery Club menjadi juara umum menambah catatan prestasi atlet panahan muda DKI Jakarta sepanjang 2026.
- Penulis :
- Gerry Eka




