
Pantau - Kesatria Bengawan Solo mengawali kiprahnya di IBL All Indonesian 2026 dengan kemenangan telak 78-58 atas Satya Wacana Salatiga dalam pertandingan Grup B di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026).
Tim asuhan Anthony Garbelotto tersebut tampil dominan sejak kuarter pertama hingga memastikan kemenangan dengan selisih 20 poin.
Daffa Dhoifullah menjadi pencetak angka terbanyak bagi Kesatria dengan torehan 20 poin, enam assist, dan lima steal.
Kemenangan tersebut membawa Kesatria Bengawan Solo memimpin klasemen sementara Grup B, sedangkan Satya Wacana harus menerima kekalahan keduanya dalam turnamen.
Kesatria Bengawan Solo Dominasi Pertandingan Sejak Kuarter Pertama
Kesatria Bengawan Solo langsung menerapkan permainan agresif pada pertandingan perdananya di IBL All Indonesian 2026.
Tim asal Solo tersebut unggul 19-10 pada kuarter pertama setelah mampu membatasi perolehan angka Satya Wacana.
Memasuki kuarter kedua, Kesatria mempertahankan keunggulan dengan menambah 19 poin.
Satya Wacana berusaha memperkecil ketertinggalan melalui tambahan 17 poin, tetapi Kesatria tetap memimpin 38-27 saat turun minum.
Pada kuarter ketiga, Kesatria kembali mencetak 17 poin, sementara Satya Wacana hanya memperoleh 13 poin.
Keunggulan Kesatria pun melebar menjadi 55-40 menjelang kuarter terakhir.
Memasuki periode penentuan, Kesatria menambah 23 poin untuk mengunci kemenangan dengan skor akhir 78-58.
Sementara itu, Satya Wacana hanya mampu mencetak 18 poin pada kuarter keempat.
Daffa Dhoifullah Jadi Bintang Kemenangan Kesatria
Daffa Dhoifullah tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol dalam kemenangan Kesatria Bengawan Solo.
Pemain yang baru bergabung setelah meninggalkan Pacific Caesar Surabaya itu menyumbangkan 20 poin dalam waktu bermain 26 menit 10 detik.
Selain mencetak angka, Daffa mencatatkan enam assist dan lima steal yang membantu Kesatria mengendalikan permainan.
Kapten Kesatria, Abraham Renoldi Wenas, turut memberikan kontribusi dengan mencetak 17 poin, enam assist, dan empat rebound.
Avan Seputra menambah 13 poin, sedangkan Nuke Tri Saputra menyumbangkan 11 poin dari bangku cadangan.
Kontribusi sejumlah pemain tersebut membantu Kesatria mempertahankan keunggulan sepanjang pertandingan.
Kesatria Cetak 40 Poin dari Area Dekat Ring
Dominasi Kesatria Bengawan Solo juga terlihat dari efektivitas serangan di area dekat ring.
Berdasarkan catatan pertandingan IBL, Kesatria menghasilkan 40 poin dari area pertahanan dalam atau paint area.
Tim asuhan Anthony Garbelotto itu juga memanfaatkan kesalahan penguasaan bola Satya Wacana untuk menciptakan peluang mencetak angka.
Sebanyak 19 kesalahan penguasaan bola atau turnover yang dilakukan Satya Wacana berhasil dikonversi Kesatria menjadi 23 poin.
Catatan tersebut menunjukkan kemampuan Kesatria memanfaatkan kesalahan lawan untuk memperlebar keunggulan.
Sementara itu, Satya Wacana kesulitan mengimbangi intensitas permainan Kesatria sejak awal pertandingan.
Satya Wacana Telan Kekalahan Kedua di Grup B
Satya Wacana Salatiga yang ditangani Jerry Lolowang belum berhasil meraih hasil positif dalam pertandingan keduanya di Grup B.
Tim tersebut mencatatkan 10 poin pada kuarter pertama, 17 poin pada kuarter kedua, 13 poin pada kuarter ketiga, dan 18 poin pada kuarter keempat.
Pada paruh pertama pertandingan, Immanuel Mailensun menjadi salah satu pemain yang menonjol bagi Satya Wacana.
Ia mencetak sembilan poin dengan empat tembakan dua angka yang berhasil masuk.
Meski demikian, kontribusi tersebut belum cukup untuk mengejar ketertinggalan dari Kesatria.
Kekalahan 58-78 membuat Satya Wacana harus mencari hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Kesatria Bengawan Solo Akan Hadapi Pelita Jaya
Kemenangan dengan selisih 20 poin mengantarkan Kesatria Bengawan Solo ke posisi teratas klasemen sementara Grup B IBL All Indonesian 2026.
Kesatria dijadwalkan menghadapi Pelita Jaya Basketball Jakarta pada Senin (26/10/2026).
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Kesatria untuk melanjutkan hasil positif setelah kemenangan atas Satya Wacana.
Sementara itu, Satya Wacana masih memiliki pertandingan melawan Dewa United Banten dan Pelita Jaya Basketball Jakarta.
Dua laga tersebut menjadi kesempatan bagi tim asuhan Jerry Lolowang untuk memperbaiki posisi di klasemen Grup B.
IBL All Indonesian 2026 juga menjadi ajang bagi para pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam persaingan antarklub basket Indonesia.
Kesatria Bengawan Solo kini membawa modal kemenangan 78-58 untuk menghadapi pertandingan berikutnya dalam perebutan posisi terbaik di Grup B.
- Penulis :
- Gerry Eka




