
Pantau - PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mendorong penguatan kolaborasi antarperusahaan di sektor kepelabuhanan dan logistik nasional melalui turnamen bola basket Pelindo Container Cup 2026 yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan profesional, meningkatkan komunikasi, dan membangun kerja sama antara perusahaan, mitra usaha, serta pemangku kepentingan industri logistik.
Direktur Keuangan JICT sekaligus Ketua Panitia Container Cup 2026, Max Suswendi, mengatakan keberhasilan industri kepelabuhanan tidak hanya bergantung pada infrastruktur, teknologi, dan produktivitas terminal.
Menurutnya, kemampuan seluruh pelaku industri untuk bekerja sama dalam satu ekosistem juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing logistik nasional.
"Logistik yang kuat tidak dibangun oleh satu perusahaan yang bekerja sendiri. Dibutuhkan kepercayaan, komunikasi, dan kolaborasi dari seluruh pelaku industri. Container Cup menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai tersebut di luar aktivitas operasional sehari-hari," kata Max dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Pelindo Container Cup Berawal dari Komunitas JICT Ballers
Pelindo Container Cup merupakan turnamen bola basket tiga lawan tiga atau 3x3 yang pertama kali diselenggarakan pada 2025.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh komunitas JICT Ballers sebagai wadah olahraga sekaligus penguatan hubungan antarpelaku industri.
Pada penyelenggaraan perdana, sebanyak 18 tim mengikuti pertandingan yang melibatkan berbagai perusahaan dan mitra usaha.
Peserta berasal dari lingkungan Pelindo Group, sektor perbankan, serta pemangku kepentingan dan mitra industri logistik.
Memasuki edisi 2026, turnamen tersebut kembali menghadirkan kompetisi lintas perusahaan dengan dua kategori pertandingan.
Kategori pertama adalah Champion Division atau Divisi Juara, sedangkan kategori kedua adalah Executive Division 45+ atau Divisi Eksekutif untuk peserta berusia 45 tahun ke atas.
Komunitas JICT Ballers turut berpartisipasi dalam kedua kategori yang dipertandingkan.
Melalui kegiatan tersebut, JICT berupaya memperluas interaksi antarpelaku usaha di luar kegiatan operasional kepelabuhanan sehari-hari.
JICT Nilai Kerja Sama Tim Basket Sejalan dengan Operasional Pelabuhan
Max Suswendi menjelaskan bahwa pertandingan bola basket 3x3 memiliki karakter permainan yang membutuhkan pengambilan keputusan cepat, komunikasi efektif, kedisiplinan, dan kerja sama tim.
Menurutnya, kemampuan tersebut juga diperlukan dalam pengelolaan terminal peti kemas modern.
Setiap pemain dalam pertandingan harus memahami tanggung jawab masing-masing serta menyesuaikan pergerakan dengan situasi di lapangan.
Prinsip serupa berlaku dalam operasional pelabuhan yang melibatkan berbagai unit kerja dan membutuhkan koordinasi antarpihak.
"Di lapangan, setiap pemain harus memahami perannya, membaca situasi, dan bergerak bersama untuk mencapai tujuan. Prinsip yang sama berlaku dalam pengelolaan terminal peti kemas. Kecepatan tanpa koordinasi tidak akan menghasilkan kinerja yang optimal," ujar Max.
Ia menilai kegiatan olahraga bersama dapat menjadi sarana membangun kepercayaan dan komunikasi yang mendukung hubungan kerja profesional.
Kolaborasi tersebut dinilai penting karena aktivitas logistik melibatkan berbagai perusahaan dan pemangku kepentingan yang saling berkaitan.
JICT Perkuat Modernisasi dan Digitalisasi Terminal Peti Kemas
Selain mengembangkan hubungan antarpelaku industri, JICT juga terus menjalankan transformasi operasional untuk meningkatkan kualitas layanan terminal peti kemas.
Langkah tersebut dilakukan melalui modernisasi peralatan, digitalisasi, serta peningkatan keandalan layanan.
Upaya itu ditujukan untuk mendukung kelancaran arus barang nasional dan memperkuat kinerja operasional pelabuhan.
Max menegaskan bahwa transformasi pelabuhan tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi dan peralatan modern.
Menurutnya, sumber daya manusia juga memiliki peran utama dalam menjalankan perubahan dan meningkatkan efektivitas operasional.
Karena itu, penguatan hubungan profesional serta pembentukan budaya kerja kolaboratif menjadi bagian dari upaya JICT mendukung pengembangan industri logistik.
Melalui Pelindo Container Cup 2026, JICT berharap komunikasi dan kerja sama lintas perusahaan dapat terus diperkuat untuk mendukung daya saing logistik Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan




