HOME  ⁄  Olahraga

5 Pesepakbola Indonesia yang Meninggal di Lapangan

Oleh Reza Saputra
SHARE   :

5 Pesepakbola Indonesia yang Meninggal di Lapangan

Pantau.com - Sebagai salah satu olahraga yang melibatkan fisik, benturan antar pemain dalam sepak bola tentu tak bisa terelakan. Akibatnya para aktor di atas lapangan pun harus siap dengan segala risiko yang mungkin terjadi. 

Seperti misalnya cedera parah, atau bahkan meninggal dunia. Pasalnya, tidak sedikit pesepakbola, termasuk Indonesia yang harus meregang nyawa dalam sebuah pertandingan. 

Berikut Pantau.com merangkum lima pesepakbola Indonesia yang meninggal di lapangan:

1. Choirul Huda (Persela Lamongan)


Choirul Huda. (Foto: Istimewa)

Choirul Huda ternyatat sebagai salah satu kiper dengan kemampuan mumpuni dalam mengawal jala gawang Persela Lamongan. Namun, ia harus mengembuskan napas terakhirnya pada 2016 silam. 

Huda yang saat itu tengah membela Persela melawan Semen Padang mendapat benturan dari rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Lutu dari Rodrigues mengenai dada yang membuatnya terkapar di tengah lapangan. Meski sempat dibawa ke rumah sakit, kiper yang semasa karier profesionalnya dihabiskan bersama Persela ini akhirnya meninggal dunia. 

Baca juga: 5 Pesepakbola Meninggal Dunia di Usia Muda, Ada yang Belum Dapat Gaji

2. Eri Irianto (Persebaya Surabaya)


Eri Erianto. (Foto: BolaOtomotif.com)

Pada awal 2000, sepak bola nasional dirundung duka. Pasalnya gelandang Persebaya Surabaya Eri Irianto mengembuskan napas terakhirnya pada 3 April. 

Pemain yang terkenal dengan tendangan geledeknya ini sempat terlibat kontak fisik dengan pemain PSIM Yogyakarta, Samson Kinga. Ia pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun Eri dinyatakan meninggal akibat serangan jantung. 

3. Jumadi Abdi (PTK Bontang)


Jumadi Abdi. (Foto: Viva.com)

Gelandang PKT Bontang, Jumadi Abdi meninggal dunia pada 15 Maret 2009. Ia mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan selama delapan hari di Rumah Sakit Pupuk Kaltim.

Jumadi harus menjalani perawatan setelah mengalami benturan keras dengan pemain Persela Lamongan pada 7 Maret 2019. Akibatnya, Jumadi mengalami infeksi di sejumlah organ dalam. 

Baca juga: 5 Klub Sepak Bola Tertua di Indonesia

4. Sekou Camara (Pelita Bandung Raya)


Sekou Camara. (Foto: Viva.com)

Sedikit berbeda, Sekou Camara tidak terlibat insiden apapun sebelum meninggal dunia. Ia saat itu justru baru menjalani latihan bersama Pelita Bandung Raya pada 2013. Namun ia seketika rubuh di atas lapangan dan dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung. 

5. Akli Fairuz (Persiraja Banda Aceh)


Akil Fairuz. (Foto: Goal.com)

Pertandingan antara Persiraja Banda Aceh dan PSAP Sigli pada 2014 silam menjadi laga terakhir dari Akil Fairuz. Pemain Persiraja Banda Aceh ini meninggal dunia setelah mengalami koma selama enam hari. 

Akli meninggal kibat terkena tendangan kiper PSAP Sigli, Agus Rohman saat terjadi kemelut di depan gawang. Agus yang tengah berusaha menangkap bola membuat kakinya mengenai bagian perut Akil tepat di ulu hati sehingga mengakibatkan bocornya kandungan kemih. 

Penulis :
Reza Saputra