
Pantau - BMW kembali menjadi sorotan setelah operasi manufakturnya di Amerika Serikat menempati posisi teratas sebagai eksportir otomotif terbesar Amerika Serikat berdasarkan nilai pada tahun 2025.
Data tersebut berasal dari United States Department of Commerce yang dikutip oleh laman Carscoops.
Sebagian besar mobil BMW yang diekspor berasal dari fasilitas manufaktur BMW Spartanburg Plant di South Carolina.
Sepanjang periode 2014 hingga 2025, pabrik tersebut telah memproduksi sekitar tiga juta mobil dengan nilai total produksi mencapai 113 miliar dolar AS.
Pada tahun 2025 saja sekitar 200.000 mobil dikirim dari Amerika Serikat ke berbagai negara dengan nilai ekspor mencapai sekitar 9 miliar dolar AS.
Capaian tersebut dinilai membantu membenarkan besarnya investasi yang telah dikeluarkan BMW Group di wilayah South Carolina.
BMW Group tercatat telah menginvestasikan hampir 16 miliar dolar AS untuk operasinya di wilayah tersebut.
Pusat Produksi Global BMW
Selain unggul dalam nilai ekspor, lebih dari 52 persen mobil BMW yang dijual di Amerika Serikat juga berasal dari pabrik Spartanburg.
Pabrik yang berfokus pada produksi SUV dan crossover tersebut pada tahun lalu masih memproduksi hampir 50.000 unit di bawah kapasitas maksimalnya yang mencapai 450.000 unit per tahun.
Pada tahun 2025, para pekerja di fasilitas tersebut merakit sebanyak 412.799 model BMW X.
Jumlah tersebut menjadi angka produksi tertinggi ketiga dalam sejarah lebih dari 30 tahun pabrik tersebut.
Capaian tersebut juga menjadi kali ketujuh produksi tahunan pabrik melampaui angka 400.000 unit.
Saat ini fasilitas BMW Manufacturing South Carolina mendukung lebih dari 12.000 lapangan kerja di lokasi tersebut.
Fasilitas tersebut juga merakit lebih dari 1.500 kendaraan setiap hari.
Dengan kapasitas tersebut, Spartanburg menjadi fasilitas produksi terbesar milik BMW Group di dunia.
Peran Perdagangan Bebas bagi Industri Otomotif
Di tengah isu tarif dan perang dagang global, manajemen BMW menegaskan pentingnya perdagangan bebas dan pasar terbuka.
Anggota dewan manajemen BMW AG yang bertanggung jawab atas produksi Milan Nedeljkovic mengatakan, “Perdagangan bebas dan pasar terbuka memungkinkan pertumbuhan dan kemakmuran. Pabrik-pabrik kami, dan yang terpenting jaringan pemasok yang kuat di setiap wilayah, mendapatkan manfaat dari hal ini.”
Fasilitas Spartanburg mulai beroperasi pada tahun 1994 dan kini menjadi pusat global untuk lini kendaraan Sports Activity Vehicles milik BMW.
Kompleks pabrik tersebut memiliki dua bengkel pengecatan, satu fasilitas pengepresan, dua aula perakitan terpisah, serta tiga bengkel bodi.
Fasilitas tersebut juga menjadi bagian penting dari jaringan produksi global BMW untuk memenuhi meningkatnya permintaan kendaraan Sports Activity Vehicles dan Coupes di pasar Amerika Serikat.
Selain fasilitas Spartanburg, BMW Group juga memiliki berbagai operasi lain di Amerika Serikat yang menangani produksi, pemasaran, distribusi, dan penjualan kendaraan.
Bisnis BMW Group di Amerika Serikat tersebar di 30 lokasi di 12 negara bagian yang mencakup Designworks, BMW Manufacturing, BMW Group Financial Services, BMW i Ventures, serta BMW Technology Office USA.
- Penulis :
- Gerry Eka








