
Pantau - Sebanyak 135 pembalap mengikuti Gubernur Jateng Cup PETE Indonesia Hard Enduro 2026 yang digelar di Argon Enduro Park, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026), sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi perlombaan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan penyelenggaraan kompetisi otomotif tersebut memberikan peluang bagi sektor pariwisata, penginapan, kuliner, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Panitia turut menyediakan ruang berjualan bagi pelaku UMKM lokal agar dapat memanfaatkan kehadiran peserta dan penonton selama kompetisi berlangsung.
Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Kompetisi Enduro Dorong Ekonomi Warga
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai Gubernur Jateng Cup PETE Indonesia Hard Enduro memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar arena perlombaan.
Kehadiran pembalap, keluarga peserta, dan penonton turut membuka peluang usaha bagi masyarakat Kabupaten Kendal.
Sektor penginapan, kuliner, perdagangan, dan pariwisata menjadi bagian dari kegiatan ekonomi yang berpotensi memperoleh manfaat dari penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Ahmad Luthfi mengatakan kegiatan olahraga juga dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat dengan pemerintah.
"Inilah bentuk solidaritas kebersamaan antara masyarakat," katanya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa untuk berkumpul serta berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sebanyak 135 Pembalap Berlaga di Argon Enduro Park Kendal
Kompetisi Gubernur Jateng Cup PETE Indonesia Hard Enduro 2026 berlangsung di Argon Enduro Park, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal.
Sebanyak 135 pembalap ambil bagian dalam perlombaan yang memanfaatkan karakter lintasan alam di wilayah tersebut.
Ketua Pelaksana Kompetisi Arif Yulianto mengatakan kondisi alam Kendal menjadi salah satu daya tarik bagi komunitas olahraga otomotif.
Menurutnya, lintasan yang menantang memberikan peluang bagi daerah untuk mengembangkan kegiatan pariwisata berbasis olahraga.
Penyelenggaraan kompetisi juga diharapkan dapat menarik kunjungan peserta dan penonton yang berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Panitia Libatkan UMKM Lokal untuk Berjualan Selama Kompetisi
Arif Yulianto menjelaskan bahwa penyelenggaraan Gubernur Jateng Cup Hard Enduro tidak hanya difokuskan pada perlombaan otomotif.
Panitia secara khusus melibatkan pelaku UMKM lokal dengan menyediakan tempat berjualan selama kegiatan berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat sekitar memperoleh kesempatan memanfaatkan keramaian pengunjung.
“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan event ini juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal," katanya.
Menurut Arif, kehadiran peserta bersama keluarga dan penonton dapat mendukung kegiatan perdagangan, kuliner, penginapan, serta sektor pariwisata di Kabupaten Kendal.
Panitia berharap keterlibatan pelaku usaha lokal dapat menjadi bagian dari pengembangan kompetisi pada penyelenggaraan berikutnya.
Kompetisi Hard Enduro Dukung Pariwisata Olahraga Jawa Tengah
Arif Yulianto mengatakan Gubernur Jateng Cup PETE Indonesia Hard Enduro dirancang untuk mendukung pengembangan pariwisata olahraga di Jawa Tengah.
Potensi alam Kabupaten Kendal dinilai dapat dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan otomotif yang menarik komunitas pembalap.
Kompetisi tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kawasan Weleri dan sekitarnya kepada peserta maupun pengunjung dari luar daerah.
Panitia berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi agenda olahraga yang diselenggarakan secara berkelanjutan.
Pengembangan kegiatan pariwisata olahraga diharapkan dapat memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar lokasi penyelenggaraan.
Panitia Gelar Senam Sehat, Santunan Anak Yatim, dan Penanaman Pohon
Selain menggelar perlombaan otomotif, panitia menyelenggarakan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat.
Rangkaian acara dimulai dengan senam sehat bersama warga sejak pagi hari.
Panitia juga memberikan santunan kepada anak yatim sebagai bagian dari kegiatan sosial dalam penyelenggaraan kompetisi.
Kegiatan penanaman pohon turut dilaksanakan untuk mendukung kepedulian terhadap lingkungan.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memadukan olahraga, aktivitas sosial, dan pelestarian lingkungan dalam satu agenda.
Melalui Gubernur Jateng Cup PETE Indonesia Hard Enduro 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan panitia berharap kegiatan olahraga otomotif dapat terus mendukung pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Kendal.
- Penulis :
- Gerry Eka




