
Pantau - Sebanyak 393 jamaah calon haji asal Kabupaten Lombok Timur yang tergabung dalam kloter 9 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Lombok pada 3 Mei 2026.
Pelepasan jamaah dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur Haerul Warisin yang memberikan pesan dan doa sebelum keberangkatan menuju Makkah, Arab Saudi.
Ia mengatakan, "Tidak semua orang bisa berangkat haji walaupun mereka mampu, walaupun mereka punya uang. Tetapi Bapak-Ibu ini adalah tamu Allah SWT yang sangat istimewa,".
Total jamaah calon haji dari Lombok Timur pada tahun ini mencapai 1.406 orang yang diberangkatkan secara bertahap dalam beberapa kelompok terbang.
Pelayanan dan Fasilitas Jamaah
Pemerintah daerah mengakui pelayanan kepada jamaah masih belum maksimal dan terus berupaya melakukan perbaikan ke depan.
Pada tahun ini, bantuan yang diberikan kepada jamaah berupa seragam sebagai identitas selama menjalankan ibadah haji.
Haerul Warisin menyampaikan, "Jadi baju ini niatnya agar kita saling tanda, antara satu jamaah dengan lainnya. Ada lambang Lombok Timur di situ,".
Rencana Perlindungan dan Imbauan Ibadah
Pemerintah daerah berencana meningkatkan pelayanan dengan menanggung BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan bagi jamaah selama tiga bulan sebelum dan sesudah keberangkatan.
Ia mengatakan, "Tidak boleh JCH tidak memiliki BPJS, baik BPJS kesehatan, maupun BPJS Ketenagkerjaan. Karena itu pemerintah ke depan akan membayarkan BPJS Ketenagakerjaan tiga bulan sebelum berangkat,".
Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada jamaah dan keluarga apabila terjadi risiko selama menjalankan ibadah.
Bupati juga mengimbau jamaah agar fokus beribadah dengan penuh keikhlasan dan menjaga perilaku selama di Tanah Suci.
Ia mengingatkan, "Apabila kita mengerjakan ibadah haji dengan tidak berkata kotor dan berbuat fasik, maka bapak-ibu niscaya sama seperti anak yang baru keluar dai perut ibunya,”.
Selain itu, jamaah diminta menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Kloter 9 dijadwalkan kembali ke tanah air pada 12 Juni 2026 setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
- Penulis :
- Gerry Eka





