HOME  ⁄  Pertambangan

Vale Optimistis Produksi Nikel Matte Tembus 67.645 Metrik Ton pada 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Vale Optimistis Produksi Nikel Matte Tembus 67.645 Metrik Ton pada 2026
Foto: (Sumber :Arsip Foto - Pekerja menggunakan alat berat mengangkut bijih nikel mentah di area smelter PT Vale Indonesia Tbk di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Selasa (21/10/2025). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym/am.)

Pantau - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) optimistis mampu mencapai target produksi nikel dalam matte sebesar 67.645 metrik ton hingga akhir 2026 setelah mencatat peningkatan produksi dan kondisi operasional yang stabil.

Wakil Presiden Direktur sekaligus Chief Operating Officer (COO) Vale Abu Ashar mengatakan optimisme tersebut didukung selesainya pekerjaan perbaikan, kualitas kadar nikel dari pertambangan, serta stabilnya operasi pabrik.

"Di semester kedua kami sangat optimis. Pekerjaan perbaikan sudah dilakukan, kadar nikel feeding dari mining ke pabrik cukup bagus, operasi di pabrik juga cukup stabil, sehingga kami optimis di tahun ini untuk mencapai target produksi tahunan 67.645 metrik ton," kata Abu dalam paparan publik secara daring di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Pada triwulan kedua 2026, Vale memproduksi 16.153 metrik ton nikel dalam bentuk matte, meningkat sekitar 19 persen dibandingkan triwulan pertama yang mencapai 13.620 ton.

Dengan capaian tersebut, total produksi nikel matte Vale selama semester pertama 2026 mencapai 29.773 ton.

Perbaikan Tanur Listrik Dorong Produksi

Peningkatan produksi mencerminkan penguatan kinerja operasional setelah proyek pembangunan kembali tanur listrik tiga rampung pada Juni 2026.

Perusahaan juga tetap mempertahankan fokus pada keselamatan kerja dan keandalan operasional selama peningkatan aktivitas produksi.

"Bagaimana dengan semester kedua? Kami lihat operasi produksi di semester pertama cukup stabil, perbaikan tanur listrik nomor tiga juga sudah selesai bulan Juni, keadaan nikel dari pertambangan cukup baik, termasuk kadar nikel dari pertambangan yang tertinggi selama tiga tahun terakhir," kata Abu.

"Nah, sehingga memungkinkan kami untuk melakukan operasi produksi di semester kedua ini khususnya nikel matte di Sorowako itu sangat baik," ujarnya menambahkan.

Pendapatan Vale Capai 290 Juta Dolar AS

Sejalan dengan peningkatan produksi, Vale membukukan kinerja keuangan yang solid pada triwulan kedua 2026 yang ditopang penguatan harga nikel dan pelaksanaan operasional.

Harga realisasi rata-rata nikel matte meningkat 4 persen secara kuartalan menjadi 14.765 dolar AS per ton.

Kenaikan tersebut turut mendorong pendapatan Vale menjadi 290 juta dolar AS atau meningkat 15 persen dibandingkan kuartal pertama 2026.

Konsumsi energi perusahaan pada triwulan kedua juga meningkat sejalan dengan kenaikan produksi nikel matte dibandingkan periode sebelumnya.

Penurunan konsumsi high sulphur fuel oil sebagian besar diimbangi dengan peningkatan penggunaan batu bara untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026