HOME  ⁄  Pertambangan

LGMG Pamerkan Teknologi Pengisian Baterai Supercepat 23 Menit untuk Dorong Elektrifikasi Industri Pertambangan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

LGMG Pamerkan Teknologi Pengisian Baterai Supercepat 23 Menit untuk Dorong Elektrifikasi Industri Pertambangan
Foto: (Sumber :Integrated Solar-Storage-Charging Green Smart Mining Solution.)

Pantau - Produsen alat berat LGMG memperkenalkan teknologi pengisian baterai supercepat yang mampu meningkatkan kapasitas baterai truk tambang listrik dari 20 persen menjadi 90 persen dalam 23 menit, sebagai bagian dari pengembangan solusi elektrifikasi pertambangan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar diesel.

Teknologi tersebut dipamerkan dalam ajang perdana Global Mining Customer Service Festival yang berlangsung di Ordos, Mongolia Dalam, Tiongkok, pada 9–11 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 500 perwakilan perusahaan pertambangan, asosiasi industri, mitra teknologi, dan media.

Selain truk tambang listrik, LGMG memperkenalkan sistem pengelolaan energi terintegrasi yang menggabungkan pembangkit listrik tenaga surya, penyimpanan baterai, infrastruktur pengisian daya, dan pengaturan armada berbasis teknologi digital.

Truk Tambang Listrik LGMG Bisa Isi Baterai 70 Persen dalam 23 Menit

Salah satu teknologi utama yang ditampilkan LGMG adalah sistem ultra-fast charging atau pengisian daya supercepat untuk kendaraan pertambangan bertenaga listrik.

Berdasarkan hasil pengujian yang disampaikan perusahaan, kapasitas baterai truk tambang listrik dapat meningkat dari 20 persen menjadi 90 persen hanya dalam 23 menit.

LGMG juga mengklaim sistem tersebut mampu menyalurkan energi hampir 800 kilowatt-jam (kWh) dalam waktu 18 menit pada kondisi operasional ekstrem.

Daya pengisian puncak teknologi tersebut mencapai sekitar 3,6 megawatt (MW).

Truk tambang listrik itu menggunakan arsitektur pengisian cepat 3C yang didukung paket baterai berkapasitas besar dengan kepadatan energi tinggi.

Perusahaan juga membekali kendaraan tersebut dengan sistem pengelolaan suhu khusus yang dirancang untuk beroperasi pada temperatur minus 30 hingga 50 derajat Celsius.

Pengisian daya yang lebih singkat ditujukan untuk mengurangi waktu berhenti operasional kendaraan sehingga pemanfaatan armada tetap optimal.

LGMG Integrasikan Energi Surya dan Penyimpanan Baterai

Dalam demonstrasi di lokasi tambang yang masih beroperasi, LGMG memperlihatkan penggunaan truk listrik bersama infrastruktur energi dan sistem pengaturan armada.

Teknologi tersebut menggabungkan pembangkit listrik tenaga surya, fasilitas penyimpanan energi, serta stasiun pengisian daya berkapasitas megawatt.

Seluruh komponen dihubungkan melalui platform manajemen energi terpusat untuk mengatur distribusi listrik dan kebutuhan operasional pertambangan.

Sistem tersebut juga mengoordinasikan jadwal pengisian baterai dengan pergerakan kendaraan agar penggunaan energi dan peralatan menjadi lebih efisien.

Bagi lokasi pertambangan terpencil dengan akses jaringan listrik terbatas, LGMG menawarkan kombinasi pembangkit energi terbarukan dan penyimpanan baterai sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar diesel.

Pendekatan ini dirancang agar elektrifikasi pertambangan tidak hanya bergantung pada penggantian kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik, tetapi juga didukung ketersediaan energi di lokasi tambang.

Perusahaan Perluas Pengembangan Alat Berat Listrik

Selain memperkenalkan teknologi pengisian daya, LGMG memamerkan sejumlah alat berat listrik untuk berbagai kebutuhan operasional pertambangan.

Pengembangan tersebut mencakup kendaraan dan peralatan untuk pengupasan lapisan penutup tambang, penambangan batu bara, serta kegiatan di medan yang kompleks.

Perusahaan juga mengembangkan solusi yang ditujukan bagi tambang di wilayah dataran tinggi dan kawasan dengan suhu ekstrem.

LGMG menyatakan rangkaian teknologi tersebut diarahkan untuk mendukung penerapan elektrifikasi pertambangan dalam skala besar.

Perusahaan menargetkan pengurangan konsumsi bahan bakar diesel, biaya operasional, dan emisi tanpa mengurangi produktivitas kegiatan tambang.

LGMG Perkuat Layanan Pelanggan dan Pemeliharaan Alat Berat

Dalam kegiatan yang sama, LGMG memperkenalkan pembaruan program layanan pelanggan global untuk mendukung penggunaan peralatan pertambangan listrik.

Program tersebut mencakup penyediaan suku cadang, pemeliharaan peralatan, pengelolaan operasional pertambangan cerdas, serta produksi ulang komponen atau remanufaktur.

Layanan tersebut ditujukan untuk menjaga keandalan alat berat sekaligus membantu pelanggan beralih menuju penggunaan armada listrik yang terhubung secara digital.

Melalui integrasi kendaraan listrik, teknologi pengisian daya, dan pengelolaan energi, LGMG berupaya memperluas penerapan sistem pertambangan berbasis listrik pada berbagai kondisi operasional.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026