HOME  ⁄  Politik

Pesan Jokowi untuk Penggantinya: Jangan Ciut Nyali!

Oleh Aditya Andreas
SHARE   :

Pesan Jokowi untuk Penggantinya: Jangan Ciut Nyali!
Pantau - Presiden Joko Widodo berharap, siapa pun yang menggantikan dirinya sebagai Presiden bersikap berani di hadapan negara lain demi kepentingan bangsa.

Hal ini ia sampaikan dalam peringatan HUT ke-50 PDIP yang bertempat di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023).

"Saya ingin presiden ke depan juga berani melanjutkannya. Tidak gampang ciut nyali, tidak gentar demi kepentingan bangsa demi kepentingan negara," tegas Jokowi.

Baca Juga: Megawati Enggan “Spill” Nama Capres yang Diusungnya saat HUT PDIP Ke-50

Jokowi menegeaskan, ia tidak ingin sumber daya Indonesia dikuasai oleh negara lain. Menurutnya, kemitraan antar negara harus dijalin secara setara. Jangan sampai ditundukkan.

Ia turut memuji sikap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang hati-hati dalam memilih sosok untuk diusung pada Pilpres mendatang.

"Yang saya senang, mohon maaf Bu Mega, Bu Mega dalam memutuskan itu betul-betul sangat hati-hati, betul-betul tenang dan tidak grusa-grusu seperti yang lainnya. Didesak-desak dari manapun tidak goyah, meskipun namanya sudah di kantongnya Bu Mega," ujarnya.

"Kita semuanya sabar menunggu yang akan nanti beliau sampaikan tentunya pada saatnya dengan perhitungan perhitungan dan kalkulasi kalkulasi yang telah dibuat," imbuhnya.

Baca Juga: Sst! Ganjar Pranowo Minta Kader PDIP Diam saat Diteriaki ‘Presiden’

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan, urusan pencalonan presiden di partai sepenuhnya menjadi kewenangan dirinya sebagai orang nomor satu di partai.

Mega menegaskan bahwa dirinya telah diberi mandat oleh Kongres sebagai forum tertinggi partai untuk menetapkan capres dari partai berlambang kepala banteng tersebut.

"Saya ketum terpilih di kongres partai sebagai institusi tertinggi partai, maka oleh kongres partai diberikanlah ketum terpilih hak prerogratif siapa yang akan dicalonkan. Ini urusan gue," tegasnya.
Penulis :
Aditya Andreas