
Pantau - Netra Bakti Indonesia (NBI) menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program mulia pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang berpotensi menjadi program raksasa jika dibenahi secara serius pada aspek tata kelola anggaran, dapur, dan pengawasan.
Dukungan dan Catatan Kritis NBI
NBI melalui Ketua Umum Khalilur Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur menyatakan dukungan terhadap Program MBG yang dinilai sejalan dengan ajaran agama, amanat konstitusi, serta kebutuhan nyata masyarakat, namun tetap disertai catatan kritis agar pelaksanaannya tidak menyimpang dan tidak menggerus kepercayaan publik.
Usulan Reformasi Pelaksanaan MBG
NBI menilai persoalan utama MBG terletak pada rantai pelaksanaan yang panjang dan membuka ruang penyimpangan sehingga mengusulkan penguatan peran negara melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengurangan ketergantungan pada pihak ketiga, serta pengembangan dapur sekolah dengan pelibatan unsur sekolah, tenaga kesehatan, dan pengawas daerah melalui proyek percontohan di setiap provinsi yang dievaluasi sebelum diperluas agar program dinilai lebih efisien, transparan, dan tepat sasaran serta tidak menjadi beban moral maupun politik.
NBI menegaskan bahwa Program MBG akan menjadi warisan besar Presiden Prabowo Subianto apabila anggaran benar-benar tersalurkan kepada anak-anak tanpa potongan dan tidak disalahgunakan oleh oknum pelaksana di lapangan.
- Penulis :
- Leon Weldrick





