
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberhasilan sebuah negara ditentukan oleh keberanian menghadapi dan menyelesaikan setiap persoalan, bukan dengan menghindari atau menutupi masalah, saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta.
Menurut Presiden, negara yang sukses adalah negara yang berani mencari solusi atas setiap kesulitan yang dihadapi.
Presiden menekankan pentingnya budaya terbuka terhadap kritik dan masukan serta mengajak pemerintah berani mengakui setiap kekurangan yang ada.
Ia juga mengajak seluruh pihak bekerja keras mencari solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi.
Kepada para rektor dan akademisi, Presiden menyampaikan bahwa seluruh usulan yang diterima pemerintah akan dipelajari dan ditindaklanjuti.
Menurut Presiden, setiap usulan dan pertanyaan yang disampaikan akan diperhatikan satu per satu.
Dorong Kebebasan Akademik dan Inovasi
Presiden mengatakan pandangan tersebut diperolehnya dari berbagai masukan yang diterima selama ini.
Menurutnya, organisasi, masyarakat, dan negara yang berhasil adalah yang mampu mengenali persoalan secara jujur sebelum mencari solusi dan mengatasinya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan pentingnya menjaga kebebasan akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Ia menilai perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam dunia pendidikan tinggi dan harus diarahkan untuk melahirkan gagasan serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Presiden berharap perguruan tinggi terus berfokus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
Tekankan Tanggung Jawab Perguruan Tinggi
Presiden mengingatkan bahwa seluruh ekosistem pendidikan, baik negeri maupun swasta, pada akhirnya memperoleh dukungan dari negara.
Dukungan tersebut diberikan melalui berbagai bentuk subsidi, termasuk subsidi listrik dan subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Menurut Presiden, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab memanfaatkan dukungan tersebut untuk menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
Presiden menegaskan seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab dalam bernegara.
- Penulis :
- Gerry Eka





