
Pantau - Mantan Presiden Senegal Macky Sall mengumumkan pengunduran dirinya dari pencalonan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Sabtu (17/10/2026), dengan alasan ingin mempermudah tercapainya kesepakatan mengenai kandidat pengganti Antonio Guterres di Dewan Keamanan PBB.
Keputusan tersebut disampaikan Sall melalui pernyataan tertulis setelah melakukan konsultasi dengan sejumlah pemimpin negara di Afrika.
Pengunduran diri Sall terjadi menjelang berakhirnya masa jabatan kedua sekaligus terakhir Antonio Guterres sebagai Sekretaris Jenderal PBB pada 31 Desember 2026.
Sejumlah kandidat dari Amerika Latin dan Afrika masih tercatat dalam persaingan untuk menduduki jabatan tertinggi di organisasi internasional tersebut.
Macky Sall Mundur demi Mempermudah Konsensus Dewan Keamanan PBB
Macky Sall menyatakan keputusan menarik diri dari pencalonan Sekretaris Jenderal PBB didasarkan pada pertimbangan tanggung jawab.
"Saya mengambil keputusan ini atas dasar tanggung jawab, dengan harapan dapat mempermudah tercapainya konsensus mengenai kandidat di dalam Dewan Keamanan," kata Sall dalam pernyataan tertulisnya.
Mantan Presiden Senegal tersebut menjelaskan bahwa dirinya telah berkonsultasi dengan sejumlah pemimpin Afrika sebelum memutuskan mundur.
Keputusan itu sekaligus mengakhiri keikutsertaannya dalam proses pencalonan Sekretaris Jenderal PBB berikutnya.
Sall tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kandidat yang akan didukung setelah dirinya mengundurkan diri.
Masa Jabatan Antonio Guterres Berakhir pada Desember 2026
Proses pemilihan Sekretaris Jenderal PBB berlangsung menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Antonio Guterres.
Guterres dijadwalkan menyelesaikan masa jabatan keduanya pada 31 Desember 2026.
Dengan berakhirnya masa jabatan tersebut, PBB akan membutuhkan pemimpin baru untuk menjalankan tugas organisasi pada periode berikutnya.
Dewan Keamanan PBB memiliki peran penting dalam proses pemilihan karena memberikan rekomendasi kandidat Sekretaris Jenderal kepada Majelis Umum PBB.
Keputusan Macky Sall untuk mundur disebut bertujuan membantu proses pencapaian konsensus mengenai calon yang akan direkomendasikan.
Enam Kandidat Masih Bersaing Menjadi Sekjen PBB
Setelah Macky Sall menyatakan mundur, sejumlah tokoh internasional masih tercatat sebagai kandidat Sekretaris Jenderal PBB.
Mereka antara lain Carolyn Rodriguez-Birkett dari Guyana dan Rebeca Grynspan dari Kosta Rika.
Selain itu, Rafael Grossi dari Argentina dan Maria Fernanda Espinosa dari Ekuador juga masuk dalam daftar kandidat.
Dua nama lainnya adalah Olara Otunnu dari Uganda serta Ivonne Baku dari Ekuador.
Para kandidat tersebut berasal dari sejumlah negara dengan latar belakang kawasan yang berbeda.
Hingga pengumuman pengunduran diri Sall pada Sabtu, belum ada informasi mengenai kandidat yang telah memperoleh konsensus untuk menggantikan Guterres.
Proses pemilihan Sekretaris Jenderal PBB berikutnya masih berlangsung menjelang pergantian kepemimpinan pada akhir 2026.
- Penulis :
- Gerry Eka




