
Pantau - Penyerang sayap Real Madrid Vinicius Junior berharap dukungan penuh suporter di Stadion Santiago Bernabeu saat menghadapi Bayern Muenchen pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung Rabu (8/4) dini hari WIB.
Dukungan Suporter Dinilai Krusial
Vinicius menegaskan pentingnya koneksi antara pemain dan penggemar dalam pertandingan kandang, terutama di ajang Liga Champions yang memiliki atmosfer berbeda.
"Koneksi antara para pemain dan penggemar penting karena itu selalu mengubah dinamika pertandingan kandang, terutama di Liga Champions," ujar Vinicius.
Ia menyebut Real Madrid harus tampil sebagai satu kesatuan tim setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Real Mallorca di Liga Spanyol pada Sabtu (4/4) yang diakui berdampak pada kondisi tim.
"Seperti yang pelatih (Alvaro Arbeloa-red) sampaikan, kalau kami tidak menang, artinya kami tidak memberikan 200 persen kemampuan. Jadi saya berharap pada laga nanti (versus Bayern-red) kami bisa memperoleh kemenangan karena pertandingan itu penting bagi kami," tutur dia.
Waspadai Ancaman Bayern dan Kembalinya Pemain Kunci
Vinicius menyadari Bayern Muenchen merupakan tim kuat dengan catatan hanya dua kekalahan sepanjang musim 2025/2026 di semua kompetisi sehingga Madrid diminta tidak fokus pada satu pemain saja.
"Itu mengubah banyak hal karena dia (Kane-red) mencetak banyak gol. Namun, mereka (Bayern-red) memiliki tim yang hebat di mana banyak pemain bisa berganti posisi, yang bisa membuat segalanya cukup sulit bagi kami. Siapa pun yang bermain akan menyulitkan, kami semua harus siap," kata Vinicius.
Ia juga menyambut kembalinya sejumlah pemain penting seperti Eder Militao, Ferland Mendy, Jude Bellingham, dan Dani Ceballos yang sebelumnya cedera, dengan Militao bahkan mencetak gol saat melawan Mallorca.
"Mereka adalah pemain-pemain bagus yang akan banyak membantu tim di sisa musim. Saya rasa kami akan mengakhiri musim ini dengan indah," tutur Vinicius.
Berdasarkan data Transfermarkt, Real Madrid tidak terkalahkan dari Bayern di fase gugur Liga Champions selama 14 tahun terakhir dengan enam kemenangan dan dua hasil imbang, sementara kekalahan terakhir terjadi pada musim 2011/2012 di semifinal melalui adu penalti.
- Penulis :
- Leon Weldrick








