
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa rangkaian serangan militer AS terhadap Iran merupakan balasan atas terbunuhnya personel AS di Timur Tengah, saat memberikan keterangan kepada wartawan setibanya di Pangkalan Militer Gabungan Andrews, Maryland, pada Minggu.
Trump Sebut Serangan sebagai Aksi Balasan
Trump menyatakan serangan terbaru dilancarkan sebagai respons atas gugurnya personel militer Amerika.
"Kami serang lagi mereka dengan sangat keras malam ini dan kami melakukannya demi tiga, bukan dua, patriot hebat yang gugur," ungkap Trump.
Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
"Kami mengendalikan Selat Hormuz dan Iran tidak mengendalikan apa pun," tegasnya.
AS Klaim Akan Terus Menekan Iran
Trump mengatakan serangan AS telah menimbulkan kerusakan parah di sejumlah titik di Iran.
Menurutnya, Iran kemungkinan masih memiliki sejumlah rudal dan drone, namun jumlahnya tidak banyak.
"Kami tak lagi membatasi langkah hanya untuk mencegah Iran memiliki kemampuan tertentu; kami akan menyelesaikan urusan ini sepenuhnya. Kami akan arahkan serangan ke Iran dan kita lihat apa yang terjadi setelahnya," ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah.
- Penulis :
- Aditya Yohan





