
Pantau - Shaktar Donetsk dikabarkan tengah bernegosiasi dengan Chelsea untuk menggunakan Stamford Bridge sebagai stadion kandang selama mengarungi Liga Champions 2026/2027 karena situasi konflik Rusia-Ukraina membuat klub tersebut harus bermain di luar kandang aslinya.
Klub Ukraina itu sebelumnya mempertimbangkan sejumlah stadion di Inggris sebelum pembicaraan dengan Chelsea berkembang lebih jauh.
"Shaktar Donetsk tengah bernegosiasi dengan Chelsea untuk bermain di Stamford Bridge pada musim ini telah mencapai kesepakatan lebih lanjut," tulis The Athletic.
Shaktar pada Juli lalu mengeksplorasi kemungkinan menggunakan stadion milik Chelsea, Fulham, dan Brentford sebagai kandang untuk pertandingan kompetisi Eropa.
Menurut laporan The Athletic, pembicaraan dengan Chelsea menunjukkan perkembangan lebih lanjut karena The Blues lebih terbuka terhadap kemungkinan peminjaman Stamford Bridge dibandingkan dua klub lainnya.
Hubungan baik antara Chelsea dan Shaktar juga menjadi salah satu faktor yang membuka peluang tercapainya kesepakatan penggunaan stadion tersebut.
Shaktar dilaporkan akan mengumumkan stadion kandang yang dipilih pada awal pekan mendatang.
Shaktar yang semestinya bermarkas di Donbas Arena telah menjadi tim musafir sejak 2014 setelah konflik di wilayah Ukraina membuat klub tidak dapat menggunakan kandangnya seperti semula.
Klub tersebut kemudian menggunakan sejumlah stadion berbeda dan pernah menjalani pertandingan kompetisi Eropa di Jerman, Slovenia, serta Polandia sejak musim 2022/2023.
Shaktar saat ini masih berjuang melewati babak kualifikasi untuk mendapatkan tempat di Liga Champions 2026/2027.
Apabila kesepakatan dengan Chelsea tercapai, Stamford Bridge akan menjadi kandang Shaktar untuk menjalani pertandingan Liga Champions musim ini.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





