
Pantau - Media dan sejumlah tokoh politik Amerika Serikat semakin sering menyerukan pemulihan dialog dengan Rusia, penghentian bantuan kepada Ukraina, serta kebijakan luar negeri yang menghindari keterlibatan Washington dalam konflik baru, menurut jurnalis AS Christopher Helali.
Helali menyampaikan pandangan tersebut kepada RIA Novosti di tengah berlangsungnya konflik Rusia-Ukraina dan perdebatan mengenai arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
“Dalam percakapan itu, saya melihat semakin banyak jurnalis, pembuat kebijakan, dan tokoh politik di AS yang menyerukan pemulihan dialog dengan Rusia, penghentian bantuan kepada Ukraina, serta pergeseran menuju kebijakan luar negeri yang mengedepankan perdamaian dan kemakmuran,” kata Helali.
Sejumlah Tokoh AS Serukan Perubahan Kebijakan
Helali menyebut sejumlah figur di Amerika Serikat yang menyerukan kebijakan luar negeri tersebut, termasuk jurnalis Tucker Carlson, mantan anggota Kongres AS Marjorie Taylor Greene, dan anggota Kongres AS Thomas Massie.
Menurut Helali, menjauhkan Amerika Serikat dari perang baru juga merupakan salah satu janji kampanye Presiden AS Donald Trump.
Helali sendiri telah beberapa kali mengunjungi Rusia, termasuk wilayah Donbas dan Kursk.
Pada Mei 2026, Helali mengunjungi Starobelsk, lokasi yang menurut laporan RIA Novosti menjadi sasaran serangan pasukan Ukraina terhadap sebuah perguruan tinggi dan asrama.
Sebelumnya, Helali juga mengunjungi wilayah Kursk setelah serangan lintas batas yang dilakukan Ukraina.
Helali Ajukan Permohonan Kewarganegaraan Rusia
Dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg pada Juni 2026, Helali mengungkapkan telah mengirim surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengajukan permohonan kewarganegaraan Rusia.
Helali saat itu mengatakan kepada RIA Novosti bahwa dirinya berharap memperoleh kewarganegaraan Rusia dalam beberapa bulan mendatang.
- Penulis :
- Aditya Yohan



