HOME  ⁄  Sepakbola

I.League Pangkas Dua Poin Isenmulang Kalteng FC dan Java United FC karena Masalah Infrastruktur

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

I.League Pangkas Dua Poin Isenmulang Kalteng FC dan Java United FC karena Masalah Infrastruktur
Foto: (Sumber :Pesepakbola Isenmulang Kalteng FC Sergio De Mondanca Siqueira Filho (kiri) berusaha mempertahankan bola dari hadangan pesepakbola Arema FC Diego Luiz Landis (kanan) dalam pertandingan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). Arema FC mengalahkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/YU.)

Pantau - Operator kompetisi I.League menjatuhkan sanksi pengurangan masing-masing dua poin kepada Isenmulang Kalteng FC dan Java United FC pada Super League 2026/2027 karena tidak memenuhi kriteria infrastruktur dalam Regulasi Club Licensing.

Sanksi diberikan setelah kedua klub mengubah home base atau stadion untuk Super League 2026/2027 seusai proses Club Licensing Cycle 2025/2026 selesai.

"Perubahan home base atau stadion setelah proses Club Licensing Cycle 2025/26 selesai menyebabkan terdapat kriteria infrastruktur yang tidak terpenuhi. Sesuai dengan Regulasi Club Licensing, kondisi tersebut memiliki konsekuensi berupa pengurangan dua poin," ujar Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra dalam keterangan yang diterima, Sabtu (5/9/2026).

Perubahan Stadion Berujung Pengurangan Poin

Berdasarkan Regulasi Club Licensing, setiap klub peserta kompetisi wajib memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan, termasuk kriteria infrastruktur.

Perubahan stadion yang dilakukan Isenmulang Kalteng FC dan Java United FC setelah proses lisensi klub selesai menyebabkan terdapat kriteria infrastruktur yang tidak terpenuhi.

Kegagalan memenuhi salah satu kriteria Club Licensing tersebut berujung pada sanksi pengurangan dua poin bagi masing-masing klub.

"Setiap klub memiliki kewajiban untuk memenuhi seluruh kriteria yang telah ditetapkan dalam Regulasi Club Licensing. Penerapan sanksi ini merupakan bagian dari proses penegakan regulasi dan komitmen untuk menjaga standar serta integritas kompetisi," kata Asep.

I.League Tegaskan Konsistensi Regulasi

I.League menyatakan penerapan sanksi merupakan bagian dari upaya menjalankan regulasi kompetisi secara konsisten terhadap seluruh peserta Super League 2026/2027.

Operator kompetisi juga menegaskan setiap klub wajib memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan agar standar dan integritas kompetisi tetap terjaga.

Isenmulang Kalteng FC dan Java United FC dengan demikian memulai dampak sanksi pada Super League 2026/2027 dengan kehilangan masing-masing dua poin akibat persoalan pemenuhan kriteria infrastruktur tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026