
Pantau - Kapten Liverpool Virgil van Dijk mengakui kartu merah yang diterima Ryan Gravenberch menjadi faktor utama berubahnya jalannya pertandingan saat timnya takluk 0-3 dari Manchester City pada pekan keenam Liga Inggris 2026/2027 di Stadion Anfield, Minggu (11/10/2026).
Gravenberch harus meninggalkan lapangan pada menit ke-62 setelah menerima kartu kuning kedua, membuat Liverpool terpaksa melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Manchester City yang membuka keunggulan melalui Erling Haaland pada menit ke-65, hanya tiga menit setelah Gravenberch diusir wasit.
Manchester City kemudian memperbesar keunggulan melalui Jeremy Doku pada menit ke-68 sebelum Rayan Cherki memastikan kemenangan 3-0 lewat golnya pada menit ke-78.
“Pada babak kedua, kami mencoba melakukan hal yang sama. Sayangnya, kartu merah jelas mengubah jalannya pertandingan secara signifikan, terutama karena kami juga kebobolan begitu cepat setelah kejadian tersebut," kata Van Dijk, dikutip dari laman resmi Liverpool, Senin (12/10/2026).
Van Dijk Sebut Liverpool Sempat Tampil Baik Sebelum Kartu Merah
Van Dijk menilai Liverpool sebenarnya mampu memberikan perlawanan kepada Manchester City sebelum kehilangan satu pemain pada pertengahan babak kedua.
Menurut bek asal Belanda tersebut, Liverpool menunjukkan intensitas permainan yang tinggi dan berusaha menekan tim tamu yang datang ke Anfield dengan catatan sempurna lima kemenangan dari lima pertandingan sebelumnya.
Liverpool juga harus menghadapi Manchester City tanpa tiga pemain penting, yakni Cody Gakpo, Alexander Isak, dan Dominik Szoboszlai.
Meski kehilangan sejumlah pemain utama, Van Dijk menilai rekan-rekannya tetap memperlihatkan semangat untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
“Kami mungkin bisa tampil lebih baik dalam beberapa situasi ketika mendapatkan kesempatan untuk melakukan serangan balik. Sejujurnya, saya rasa tidak ada peluang besar yang tercipta, tetapi kami menunjukkan keinginan untuk menang," kata pemain asal Belanda itu.
Van Dijk mengakui Liverpool belum mampu memaksimalkan sejumlah situasi serangan balik yang berpotensi memberikan ancaman terhadap pertahanan Manchester City.
Namun, ia menegaskan bahwa intensitas dan kerja keras yang diperlihatkan para pemain merupakan standar yang harus terus dipertahankan dalam setiap pertandingan.
“Kami bermain dengan intensitas tinggi, dan itu adalah standar minimum yang harus kami tunjukkan," tambah dia.
Van Dijk Soroti Keputusan Wasit yang Dinilai Tidak Konsisten
Selain membahas kartu merah Gravenberch, Van Dijk juga menyoroti kepemimpinan wasit dalam pertandingan Liverpool melawan Manchester City.
Bek berusia 35 tahun tersebut menilai terdapat sejumlah keputusan yang tidak konsisten, khususnya dalam pemberian kartu kuning kepada pemain.
Van Dijk menyinggung beberapa kejadian ketika pemain meminta wasit memberikan kartu kuning kepada lawan, tetapi keputusan yang diambil dinilainya tidak selalu sama.
“Menurut saya, menarik juga melihat ada beberapa kejadian ketika pemain meminta kartu kuning untuk lawan. Pada menit pertama, kami mengalami situasi yang membuat Ronald Araujo mendapat kartu kuning, tetapi pemain lain tidak mendapatkan hukuman serupa," ucap dia.
Pernyataan tersebut menunjukkan kekecewaan Van Dijk terhadap sejumlah keputusan wasit yang menurutnya memengaruhi situasi pertandingan.
Meski demikian, kapten Liverpool itu tetap mengakui bahwa timnya perlu meningkatkan efektivitas permainan, terutama ketika memperoleh kesempatan melakukan serangan balik.
Liverpool Turun ke Peringkat Sembilan, Manchester City Kokoh di Puncak
Kekalahan 0-3 dari Manchester City menjadi kekalahan pertama Liverpool dalam kompetisi Liga Inggris musim 2026/2027.
Hasil tersebut membuat Liverpool menempati peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin dari enam pertandingan.
Dari enam laga yang telah dijalani, Liverpool mencatatkan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan.
Sementara itu, Manchester City semakin memperkuat posisinya di puncak klasemen setelah mencatatkan enam kemenangan beruntun.
Tim berjuluk The Citizens tersebut mengoleksi 18 poin dari enam pertandingan, unggul tiga angka atas Arsenal yang berada di posisi kedua dengan 15 poin.
Brighton & Hove Albion menyusul di peringkat ketiga dengan koleksi 13 poin.
Kemenangan atas Liverpool sekaligus mempertahankan rekor sempurna Manchester City pada awal musim Liga Inggris 2026/2027.
Liverpool kini menghadapi tantangan untuk memperbaiki hasil pertandingan setelah kehilangan poin di kandang sendiri, sementara Manchester City melanjutkan persaingan di papan atas klasemen dengan catatan kemenangan sempurna.
- Penulis :
- Aditya Yohan




