HOME  ⁄  Sepakbola

Persijap Jepara Bidik Poin Perdana saat Hadapi Dewa United, Antonio Claudio Siapkan Strategi Bangkit dari Lima Kekalahan Beru

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Persijap Jepara Bidik Poin Perdana saat Hadapi Dewa United, Antonio Claudio Siapkan Strategi Bangkit dari Lima Kekalahan Beru
Foto: (Sumber :Pesepak bola Persijap Jepara Rahmat Hidayat (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Isenmulang Kalteng FC Kenji Nishioka (kanan) saat pertandingan BRI Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Jawa Tengah, Jumat (16/10/2026). Isenmulang Kalteng FC menang atas Persijap Jepara dengan skor 1-0. ANTARA FOTO/Galih Erlambang Wiradinata/app/agr.)

Pantau - Persijap Jepara bertekad meraih poin perdana saat menghadapi Dewa United pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Internasional Banten, Serang, Selasa (20/10/2026) malam.

Pelatih interim Persijap Jepara, Antonio Claudio, menegaskan timnya akan berjuang maksimal untuk mengakhiri rentetan hasil buruk setelah menelan lima kekalahan beruntun sejak awal musim.

"Kami sangat membutuhkan poin. Kami akan berjuang untuk mendapatkan poin itu," ujar pelatih yang akrab disapa Toyo tersebut, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa (20/10/2026).

Persijap saat ini terpuruk di dasar klasemen sementara BRI Super League setelah gagal mengumpulkan satu pun poin dari lima pertandingan yang telah dijalani.

Antonio Claudio Optimistis Persijap Jepara Bisa Bangkit

Antonio Claudio mengakui Persijap Jepara menghadapi situasi sulit menjelang pertandingan melawan Dewa United, terutama karena waktu persiapan yang lebih singkat dibandingkan tim lawan.

Meski demikian, pelatih asal Brasil tersebut memastikan seluruh pemain memahami pentingnya pertandingan untuk memperbaiki posisi Persijap di klasemen.

"Kami maksimalkan waktu yang ada untuk persiapan. Semua pemain tahu betapa pentingnya laga lawan Dewa United. Mereka Recovery memang lebih panjang. Tapi kami siap berikan yang terbaik," tegas Toyo.

Persijap berusaha memanfaatkan waktu persiapan yang tersedia untuk memulihkan kondisi fisik pemain sekaligus mematangkan kesiapan menghadapi Dewa United.

Toyo menegaskan keterbatasan waktu bukan alasan bagi timnya untuk menyerah sebelum pertandingan berlangsung.

Jadwal Padat Jadi Tantangan Persijap Jepara

Selain performa yang belum membaik, Persijap Jepara harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat pada awal musim BRI Super League 2026/2027.

Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu baru saja menjalani pertandingan melawan Isenmulang Kalteng FC pada Jumat (16/10/2026), yang berakhir dengan kekalahan 0-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

"Seperti semua ketahui, memang jadwal padat. Setelah laga lawan Isenmulang FC, kami ada waktu sehari untuk recovery, lalu kami persiapan," kata Toyo.

Menurut Toyo, waktu pemulihan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih dalam menjaga kebugaran pemain sebelum kembali bertanding.

"Memang tidak ada banyak waktu, tapi kita maksimalkan waktu yang ada. Semua pemain siap memberikan yang terbaik untuk laga besok," katanya.

Lima Kekalahan Beruntun Membuat Persijap Terpuruk

Persijap Jepara mengawali kompetisi musim ini dengan hasil mengecewakan setelah selalu kalah dalam lima pertandingan pertama.

Lima kekalahan tersebut dialami Persijap ketika menghadapi Madura United, Borneo FC, Persib Bandung, Bali United, dan Isenmulang Kalteng FC.

Rentetan hasil negatif itu membuat Persijap belum mampu keluar dari posisi juru kunci klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.

Buruknya performa tim juga berdampak pada pergantian pelatih kepala setelah Juan Cortes dan Mario Lemos kehilangan posisi mereka.

Kini, Antonio Claudio mengemban tugas sebagai pelatih interim dengan tantangan membawa Persijap keluar dari keterpurukan.

Pertandingan menghadapi Dewa United menjadi kesempatan bagi Persijap Jepara untuk menghentikan tren kekalahan sekaligus membuka peluang meraih poin pertama musim ini.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026