
Pantau - Perusahaan teknologi Google berhasil menambah 25 juta pelanggan berbayar baru pada kuartal pertama 2026 sehingga total pelanggan mencapai 350 juta secara global.
YouTube dan Google One Jadi Pendorong Utama
Penambahan pelanggan tersebut diumumkan oleh perusahaan induk Alphabet dalam laporan pendapatan kuartalan yang dirilis pada 29 April 2026.
Layanan YouTube dan Google One disebut menjadi motor utama pertumbuhan pelanggan berbayar pada periode tersebut.
Google mencatat jumlah pelanggan meningkat dari 325 juta pada kuartal keempat 2025 menjadi 350 juta pada awal 2026.
Meski demikian, perusahaan tidak merinci jumlah pengguna aktif bulanan untuk layanan chatbot Gemini dalam laporan tersebut.
Sebelumnya, Gemini dilaporkan memiliki lebih dari 750 juta pengguna dan kini fitur premiumnya telah terintegrasi dalam paket Google One.
Pendapatan Iklan YouTube Tak Sesuai Ekspektasi
Di sisi lain, pendapatan iklan YouTube dilaporkan tidak memenuhi ekspektasi pasar meskipun layanan tersebut terus berkembang.
Wall Street sebelumnya memperkirakan pendapatan iklan YouTube mencapai 9,99 miliar dolar AS, namun realisasinya hanya sebesar 9,88 miliar dolar AS.
Kondisi ini dipengaruhi pergeseran strategi Google yang mendorong pengguna beralih ke layanan berlangganan bebas iklan seperti YouTube Premium.
CEO Alphabet Sundar Pichai mengingatkan investor agar menilai bisnis YouTube secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi iklan tetapi juga langganan.
Jika tidak, peralihan pengguna ke layanan berbayar dapat terlihat seolah berdampak negatif terhadap pendapatan iklan.
Secara tahunan, pendapatan YouTube tercatat lebih dari 60 miliar dolar AS yang berasal dari kombinasi iklan dan langganan.
Pada kuartal pertama 2026, pendapatan iklan YouTube berada di kisaran 9,9 miliar dolar AS atau meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





