HOME  ⁄  Teknologi & Sains

China dan ESA Berhasil Luncurkan Satelit SMILE untuk Teliti Magnetosfer Bumi

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

China dan ESA Berhasil Luncurkan Satelit SMILE untuk Teliti Magnetosfer Bumi
Foto: Seorang teknisi memeriksa Solar wind Magnetosphere Ionosphere Link Explorer (SMILE) di sebuah lokakarya Akademi Inovasi untuk Mikrosatelit Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS) di Shanghai, China timur, 4 November 2024 (sumber: Xinhua/Jin Liwang)

Pantau - Satelit Solar wind Magnetosphere Ionosphere Link Explorer atau SMILE, hasil kerja sama Chinese Academy of Sciences (CAS) dan European Space Agency (ESA), berhasil diluncurkan pada Selasa, 19 Mei 2026, menggunakan roket Vega-C dari Pusat Antariksa Eropa di Guyana Prancis.

Setelah peluncuran, satelit SMILE dikonfirmasi berhasil memasuki orbit sesuai rencana yang telah ditetapkan.

Panel surya satelit juga dilaporkan berhasil dikembangkan secara normal setelah berada di orbit.

Seluruh sistem satelit disebut beroperasi normal usai proses peluncuran dan penempatan orbit selesai dilakukan.

Kolaborasi China dan Eropa di Bidang Antariksa

Keberhasilan peluncuran SMILE menjadi pencapaian penting dalam kolaborasi ilmu antariksa antara China dan Eropa.

SMILE tercatat sebagai proyek tingkat misi pertama yang dijalankan China bersama ESA dalam bidang eksplorasi ilmu antariksa.

Sebelum peluncuran dilakukan, teknisi diketahui menjalankan pemeriksaan terhadap satelit SMILE di fasilitas Akademi Inovasi untuk Mikrosatelit CAS di Shanghai, China.

Gunakan Teknologi Sinar-X untuk Amati Magnetosfer

Satelit SMILE menggunakan teknologi pencitraan sinar-X lembut untuk mengamati magnetosfer Bumi.

Teknologi tersebut memungkinkan ilmuwan memperoleh pandangan global pertama mengenai struktur skala besar magnetosfer Bumi.

Misi SMILE diharapkan mampu menghasilkan berbagai terobosan ilmiah dalam penelitian antariksa.

Fokus penelitian satelit ini mencakup prakiraan cuaca antariksa serta pemahaman dasar mengenai fisika magnetosfer.

Penulis :
Leon Weldrick