
Pantau - China berhasil meluncurkan roket pengangkut Long March-12B Y1 dalam penerbangan perdananya pada Senin (1/6/2026) dari zona percontohan inovasi antariksa komersial Dongfeng di wilayah barat laut China dengan misi yang dinyatakan berhasil sepenuhnya.
Roket tersebut lepas landas pada pukul 16.40 waktu Beijing atau 15.40 WIB dengan membawa sekelompok satelit jaringan menuju orbit yang telah ditentukan.
Satelit yang diangkut ditujukan untuk mendukung Konstelasi Qianfan (Qianfan Constellation) dan Konstelasi Spacesail (Spacesail Constellation).
Penerbangan ini menjadi misi perdana Long March-12B sekaligus misi penerbangan ke-647 dalam keluarga roket Long March.
Dirancang sebagai Roket Reusable
Long March-12B dikembangkan oleh perusahaan manufaktur roket komersial di bawah naungan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC).
Roket generasi baru ini dirancang untuk dapat digunakan kembali (reusable) guna meningkatkan efisiensi peluncuran di masa depan.
Meski demikian, pada penerbangan perdananya belum dilakukan uji pemulihan roket.
CASC mengungkapkan, "Uji pemulihan tahap pertama roket akan dilakukan pada misi berikutnya."
Spesifikasi dan Kapasitas Angkut
Long March-12B menggunakan konfigurasi satu inti dan dua tahap dengan diameter badan roket 4,37 meter serta diameter fairing 5,2 meter.
Roket ini memiliki panjang total sekitar 72 meter.
Sistem propulsi tahap pertama mengandalkan sembilan mesin berbahan bakar oksigen cair dan kerosin.
Tahap kedua menggunakan satu mesin yang dirancang untuk beroperasi pada ketinggian tinggi.
Long March-12B memiliki kapasitas angkut sekitar 20 ton ke orbit rendah bumi (Low Earth Orbit/LEO).
Dengan kapasitas tersebut, roket dapat digunakan untuk berbagai jenis misi orbital.
Menurut CASC, kehadiran Long March-12B memperkuat armada roket komersial China dan diharapkan mendukung pembangunan konstelasi internet satelit berskala besar milik negara tersebut.
- Penulis :
- Shila Glorya





