HOME  ⁄  Ekonomi

Xinjiang Buka Penerbangan Langsung Perdana ke Jerman, Pangkas Waktu Tempuh ke Eropa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Xinjiang Buka Penerbangan Langsung Perdana ke Jerman, Pangkas Waktu Tempuh ke Eropa
Foto: (Sumber : Layanan baru milik maskapai China Southern Airlines yang menghubungkan Guangzhou di China selatan, Urumqi di China barat laut, dan Frankfurt di Jerman mulai beroperasi pada Senin (1/6). ANTARA/Xinhua..)

Pantau - Daerah Otonom Uighur Xinjiang di China barat laut resmi membuka rute penerbangan penumpang internasional langsung perdana menuju Jerman setelah layanan China Southern Airlines yang menghubungkan Guangzhou, Urumqi, dan Frankfurt mulai beroperasi pada Senin (1/6).

Rute baru tersebut menjadi penerbangan langsung pertama dari Xinjiang ke Jerman dan menandai penguatan konektivitas antara China dan Eropa.

Pangkas Waktu Perjalanan Lebih dari 10 Jam

China Southern Airlines menjadikan Urumqi, ibu kota Xinjiang, sebagai titik persinggahan dalam layanan antarbenua menuju Frankfurt yang beroperasi dua kali setiap pekan.

Durasi penerbangan langsung dari Urumqi ke Frankfurt diperkirakan sekitar delapan jam.

Kehadiran rute ini memberikan kemudahan bagi warga Xinjiang yang bepergian ke Eropa Tengah karena sebelumnya mereka harus transit melalui kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, atau Guangzhou.

Dengan layanan baru tersebut, total waktu perjalanan dapat dipangkas lebih dari 10 jam.

Rute Guangzhou–Urumqi–Frankfurt dioperasikan setiap Senin dan Jumat menggunakan pesawat berbadan lebar Boeing 787-9.

Maskapai menyediakan hampir 600 kursi per pekan untuk perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut.

Dorong Perdagangan dan Pariwisata China-Eropa

Pejabat China Southern Airlines cabang Xinjiang menilai pembukaan rute ini akan memperkuat hubungan perdagangan, pariwisata, dan pertukaran masyarakat antara China dan Eropa.

Menurutnya, kebijakan bebas visa unilateral yang telah diterapkan China bagi warga negara Jerman turut mendukung peningkatan mobilitas antarwilayah.

Xinjiang juga terus memperkuat perannya sebagai gerbang keterbukaan China ke arah barat.

Saat ini, wilayah tersebut memiliki 28 rute penerbangan penumpang internasional reguler dan 31 rute kargo internasional yang menghubungkan Xinjiang dengan Asia Tengah, Asia Barat, hingga Eropa.

Pihak Xinjiang Airport Group menyebut ekspansi jaringan penerbangan internasional ini menjadi bagian dari upaya memperluas konektivitas ekonomi dan logistik lintas kawasan.

Penulis :
Ahmad Yusuf