
Pantau - President University berhasil menempati peringkat ke-165 dunia dalam pemeringkatan World University Rankings for Innovation (WURI) 2026 serta masuk 100 besar dunia pada 18 dari 24 kategori inovasi yang dinilai.
Capaian tersebut diumumkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi President University, Adhi Setyo Santoso, di Jakarta, Jumat (5/6).
"President University selalu berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang dapat menunjang masa depan seluruh mahasiswa. Berbagai inovasi dalam pembelajaran sehari-hari terus kami kembangkan untuk memastikan mahasiswa mampu mengikuti perkembangan global, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi dapat diterapkan secara langsung," ungkap Adhi.
Masuk Lima Besar Dunia di Empat Kategori
President University juga berhasil menembus lima besar dunia pada empat kategori inovasi.
Empat kategori tersebut meliputi inovasi nilai budaya, infrastruktur teknologi, transformasi pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial atau AI, serta inovasi sosial inklusif.
Salah satu inovasi yang mendapat apresiasi global adalah pemanfaatan platform RobloxVerse Learning yang menghadirkan pengalaman simulasi kelas imersif di ruang digital metaverse.
Selain itu, kampus tersebut mengembangkan program HumAIn Learning yang mengintegrasikan teknologi AI untuk menciptakan metode pembelajaran yang adaptif dan inklusif.
"Pemanfaatan AI dalam HumAIn Learning bukan untuk menggantikan peran dosen, melainkan untuk memperkuat proses pembelajaran dengan tetap menempatkan dosen sebagai pusat interaksi akademik dan pembimbing utama dalam pengembangan mahasiswa," ujarnya.
Soroti Pemberdayaan Masyarakat dan Karakter Mahasiswa
Penilaian WURI juga menyoroti program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan President University.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah pendampingan kelompok tani perempuan untuk mendorong praktik pertanian berkelanjutan.
Selain fokus pada inovasi teknologi, kampus tersebut juga menanamkan nilai karakter dan kepedulian sosial kepada mahasiswa agar mampu bersaing di dunia kerja modern.
"President University melalui Culture of Care (CoC) menegaskan keyakinannya bahwa universitas tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang kompeten secara profesional, tetapi juga individu yang beretika, peduli terhadap sesama, serta memiliki kesadaran akan keberlanjutan lingkungan," tutur Adhi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





