HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Ilmuwan AS Berhasil Ciptakan Bakteriofag Berbasis AI Pertama yang Hidup dan Viabel

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ilmuwan AS Berhasil Ciptakan Bakteriofag Berbasis AI Pertama yang Hidup dan Viabel
Foto: (Sumber :Ilustrasi pemakaian teknologi AI (ANTARA/Freepik).)

Pantau - Sejumlah ilmuwan Amerika Serikat untuk pertama kalinya berhasil menggunakan model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk merancang genom lengkap bakteriofag yang dapat hidup, menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Science.

AI Rancang Genom Bakteriofag

Penelitian tersebut memanfaatkan model bahasa genom Evo 1 dan Evo 2 untuk menghasilkan genom bakteriofag lengkap dengan arsitektur genetik yang realistis dan memiliki kekhususan terhadap bakteri Escherichia coli C (E. coli).

"Dalam penelitian ini, kami memanfaatkan model bahasa genom, Evo 1 dan Evo 2, untuk menghasilkan genom fag lengkap dengan arsitektur genetik yang realistis, serta kekhususan terhadap inang bakteri, Escherichia coli C (E.coli)," demikian penjelasan dalam penelitian tersebut.

Dengan menggunakan bakteriofag alami ΦX174 sebagai acuan, para ilmuwan menghasilkan dan mengevaluasi ribuan genom rancangan AI.

Hampir 300 genom kemudian disintesis secara kimiawi dan diuji di laboratorium.

Hasilnya, sebanyak 16 bakteriofag berhasil dinyatakan viabel atau mampu hidup.

Berpotensi Lawan Bakteri Resisten

Para peneliti mengungkapkan sejumlah bakteriofag hasil rancangan AI memiliki mutasi, gen, elemen pengatur, serta panjang genom yang berbeda dari bakteriofag alami yang telah dikenal sebelumnya.

Dalam pengujian laboratorium, campuran bakteriofag hasil rancangan AI mampu memusnahkan strain E. coli yang telah resisten terhadap bakteriofag alami ΦX174.

Bakteriofag merupakan virus yang secara khusus menginfeksi dan menghancurkan sel bakteri.

Istilah fag sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti "pemakan bakteri."

Penulis :
Ahmad Yusuf