HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Getfly Tekankan Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan UKM Menghadapi Era AI

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Getfly Tekankan Kedaulatan Data Jadi Kunci Ketahanan UKM Menghadapi Era AI
Foto: (Sumber :CEO Getfly Technology JSC Nguyen Huy Hoang. (ANTARA/HO-Getfly).)

Pantau - Perusahaan teknologi pengelolaan manajemen konsumen Getfly Technology JSC menilai kedaulatan data menjadi salah satu kunci ketahanan usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menghadapi era kecerdasan artifisial (AI) yang membutuhkan data untuk pengembangan dan penggunaannya.

CEO Getfly Technology JSC Nguyen Huy Hoang mengatakan kedaulatan data kerap terlupakan oleh pelaku UMKM meski digitalisasi bisnis menghasilkan berbagai informasi penting seperti data pelanggan, operasional, dan pengetahuan perusahaan.

“Bisnis jarang menggambarkan masalah ini sebagai ‘kehilangan kedaulatan data,’” kata Hoang dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Menurut Hoang, dampak persoalan tersebut biasanya dirasakan pelaku usaha melalui gangguan dalam kegiatan bisnis sehari-hari.

“Mereka (UMKM) biasanya mengalaminya secara tidak langsung melalui ketidakstabilan operasional,” katanya.

Ketergantungan Platform Dinilai Bisa Timbulkan Risiko

Hoang menilai kedaulatan data perlu dipandang sebagai persoalan manajemen bisnis dan bukan sekadar urusan teknologi informasi, termasuk bagi usaha berskala mikro.

Salah satu tantangan yang dihadapi UMKM adalah ketergantungan terhadap platform pihak ketiga yang dapat menimbulkan risiko ketika terjadi perubahan algoritma, kebijakan, biaya, maupun akses data.

Ketergantungan kepada karyawan tertentu juga dapat membuat informasi pelanggan dan proses bisnis ikut hilang ketika individu tersebut meninggalkan perusahaan.

Data yang tersimpan dalam spreadsheet pribadi, riwayat pesan, atau ingatan karyawan juga membuat perusahaan kesulitan membangun aset pengetahuan yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Hoang menyarankan pelaku usaha membangun sistem terpusat yang mengintegrasikan data pelanggan dengan proses operasional untuk menghadapi tantangan tersebut.

“Bisnis seharusnya tidak memulai transformasi digital dengan bertanya software apa yang harus mereka beli. Mereka harus terlebih dahulu mengidentifikasi di mana operasional mereka terfragmentasi, kemudian membangun kembali fondasinya berdasarkan data dan proses yang terstandarisasi," kata Hoang.

AI Tetap Libatkan Pengawasan Manusia

Getfly menawarkan Getfly CRM untuk menyimpan profil pelanggan, riwayat interaksi, aktivitas penjualan, hingga proses tindak lanjut dalam satu sistem operasional perusahaan.

Kontrol terhadap data juga menjadi fondasi pengembangan Agentic Business OS Getfly yang menggabungkan Getfly CRM dan AutoFly AI Agent melalui pendekatan "People+Data+AI".

CRM berfungsi sebagai fondasi data, sedangkan AutoFly AI Agent dapat menggunakan konteks bisnis untuk menganalisis informasi, mengidentifikasi risiko, dan memberikan rekomendasi tindakan dengan tetap melibatkan pengawasan manusia.

Pelaku UKM dapat menentukan akses AutoFly terhadap data yang relevan serta menambahkan tahapan persetujuan manajemen sebelum rekomendasi AI dijalankan.

Pendekatan tersebut memungkinkan AI membantu proses pengambilan keputusan tanpa menghilangkan kontrol manusia terhadap operasional bisnis.

Bagi UKM di Indonesia, pengelolaan data menjadi semakin relevan seiring penggunaan berbagai kanal digital mulai dari lokapasar, aplikasi pesan instan, cloud, CRM, hingga teknologi AI.

Getfly telah memperoleh sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi yang mencakup pengelolaan risiko, kontrol akses, tata kelola, prosedur operasional, serta peningkatan praktik keamanan secara berkelanjutan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026