
Pantau - Huawei meluncurkan solusi Immersive Telepresence terbaru yang menggabungkan teknologi audiovisual, kecerdasan buatan (AI), konektivitas cerdas, dan sistem keamanan untuk mendukung kolaborasi serta rapat jarak jauh dalam ajang HUAWEI CONNECT 2026 di Shanghai, China.
Sistem tersebut diperkenalkan dalam sesi kolaborasi cerdas bertajuk “Embracing a Smarter Future with Boundless Collaboration” sekaligus menjadi bagian dari pengembangan penerapan AI dalam aktivitas rapat.
Huawei menyebut solusi tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman komunikasi jarak jauh yang lebih imersif sekaligus meningkatkan produktivitas melalui integrasi berbagai perangkat dan layanan.
Kamera AI Hadirkan Tampilan Peserta dengan Skala 1:1
Kamera panorama HUAWEI CloudLink Camera 610 AI menggunakan algoritma multimodal optical flow splicing untuk menggabungkan gambar panorama digital tanpa distorsi maupun garis sambungan yang terlihat.
Teknologi tersebut menghasilkan tampilan peserta rapat dengan skala 1:1, sedangkan sistem penangkap suara stereo omnidireksional menggunakan AI untuk membantu memisahkan suara secara presisi.
Sistem pengeras suara stereo multikanal juga dirancang mempertahankan arah sumber suara, sementara layar fleksibel IdeaPresence mampu menampilkan hingga 1,07 miliar warna dengan desain modular yang dapat disesuaikan dengan berbagai jenis ruangan.
Solusi Immersive Telepresence turut menyediakan perpindahan otomatis antara mode berdiri dan duduk serta pengelolaan ruang konferensi secara cerdas.
Pengguna dapat berbagi konten melalui perpindahan antara HDMI dan proyeksi IdeaShare serta memanfaatkan perangkat seperti mikrofon touch-sensitive dan motorized tabletop display.
Dari sisi keamanan, Huawei membekali sistem dengan watermark pada audio dan video untuk mendukung identifikasi serta penelusuran apabila terjadi kebocoran data.
Huawei Buka Platform untuk Pengembangan Aplikasi
Huawei Intelligent Collaboration juga membuka sejumlah kapabilitas platform bagi mitra melalui UI Control SDK, Service SDK, dan Hardware Acceleration SDK yang mencakup mesin AI, pemrosesan media, whiteboard engine, serta data audio dan video.
Nanjing Southern Telecom Company telah mengintegrasikan sistem rapat ke dalam sistem OA perkantoran berbasis Meeting SDK sehingga karyawan dapat mengakses kebutuhan kerja melalui perangkat seluler.
Dalam skenario cloud meeting, kombinasi IdeaHub dan Mago digunakan untuk membangun sistem rapat yang mendukung fitur seperti intelligent noise reduction dan acoustic baffle.
Huawei juga memanfaatkan OpenHarmony, open whiteboard, dan Projection SDK bersama mitra seperti ULearning dan Chaoxing untuk mengembangkan ruang kelas cerdas.
Sistem pendidikan tersebut mendukung proyeksi, papan tulis cerdas, kuis di kelas, pembelajaran jarak jauh, serta diskusi secara real-time.
Huawei Dorong AI Menjadi Bagian dari Produktivitas Kerja
Huawei menyatakan akan mengalihkan fokus pengembangan teknologi kolaborasinya dari peningkatan pengalaman pengguna menuju integrasi berbagai layanan seiring semakin luasnya penggunaan AI dalam aktivitas kerja.
Perusahaan juga menyatakan akan melanjutkan kerja sama dengan pelanggan dan mitra di berbagai negara untuk mengembangkan pemanfaatan teknologi kolaborasi cerdas.
- Penulis :
- Gerry Eka




