
Pantau - Pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama dengan India untuk mempercepat pengembangan ekosistem digital, industri semikonduktor, dan ekonomi kreatif dengan target mendorong pertumbuhan sektor kreativitas hingga dua digit.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kolaborasi internasional menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memanfaatkan perkembangan teknologi masa depan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (25/10/2026), Airlangga menekankan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menciptakan peluang ekonomi baru.
“AI bukan sekadar pengganti pekerjaan, melainkan juga sarana untuk menciptakan lapangan kerja dan keterampilan baru. Itulah sebabnya kita memerlukan dukungan dari Kawasan Ekonomi Khusus seperti Singhasari. Jadi, saya berharap melalui kolaborasi ini, sektor kreativitas dapat tumbuh hingga dua digit,” ujar Airlangga.
Menurutnya, Indonesia dan India memiliki hubungan sejarah dan kebudayaan yang kuat sehingga dapat menjadi landasan pengembangan kerja sama di bidang teknologi dan ekonomi digital.
Indonesia dan India Perkuat Kolaborasi Teknologi Masa Depan
Airlangga menjelaskan bahwa hubungan Indonesia dan India telah terbangun melalui kedekatan budaya, seni, pengetahuan, serta pemikiran filosofis.
Hubungan tersebut dinilai menjadi modal untuk mempererat kolaborasi kedua negara di tengah perkembangan ekonomi digital.
Kemajuan teknologi juga membuka peluang kerja sama baru dalam pengembangan kecerdasan buatan, Internet untuk Segala (IoT), pembelajaran mesin atau machine learning, serta komputasi kuantum.
Menurut Airlangga, perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut kesiapan infrastruktur digital yang memadai.
Pemerintah memandang penguatan infrastruktur tersebut sebagai langkah penting untuk mendukung pertumbuhan industri berbasis teknologi.
Pemerintah Dorong Pembangunan Pusat Data dan Industri Semikonduktor
Meningkatnya pemanfaatan teknologi digital turut mendorong kebutuhan pusat data dan industri semikonduktor.
Untuk mendukung pengembangan industri tersebut, pemerintah menjalin kerja sama dengan Arm dalam membangun ekosistem desain cip nasional.
Kerja sama itu diarahkan untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah kawasan untuk menampung tingginya minat investasi pusat data.
Lokasi yang menjadi perhatian meliputi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa di Kepulauan Riau, KEK di Tangerang Selatan, serta kawasan Karawang.
KEK Nongsa saat ini tengah diperluas untuk mendukung kebutuhan pengembangan infrastruktur digital.
Dalam pengembangannya, pemerintah turut mempertimbangkan ketersediaan pasokan energi dan jaringan konektivitas serat optik.
“Perkembangan pesat ini mendorong kebutuhan pusat data dan semikonduktor, yang kini terus kita dorong pengembangannya di berbagai Kawasan Ekonomi Khusus,” ujar Airlangga.
KEK Singhasari Disiapkan Jadi Pusat Riset dan Ekonomi Kreatif
Selain pengembangan pusat data, pemerintah mendorong optimalisasi kawasan ekonomi khusus yang berfokus pada teknologi dan kreativitas.
Salah satu kawasan yang mendapat perhatian adalah KEK Singhasari.
Kawasan tersebut didorong untuk terus berkembang menjadi pusat riset, inovasi, dan komersialisasi karya kreatif.
Pemerintah berharap dukungan infrastruktur digital dapat membantu pelaku industri kreatif meningkatkan kemampuan pengolahan data dan pengembangan produk.
Pemanfaatan teknologi juga diharapkan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas melalui pertumbuhan kegiatan usaha dan kebutuhan tenaga kerja baru.
Airlangga menilai pengembangan KEK berbasis teknologi dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi kreatif hingga dua digit.
Kecerdasan Buatan Diharapkan Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Airlangga menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan tidak semata-mata berkaitan dengan penggantian pekerjaan manusia oleh teknologi.
Menurutnya, pemanfaatan AI juga dapat membuka jenis pekerjaan dan kebutuhan keterampilan baru.
Karena itu, pemerintah menilai pengembangan teknologi perlu berjalan bersama penguatan ekosistem industri dan kreativitas.
Kolaborasi dengan India serta pengembangan kawasan ekonomi khusus menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi digital nasional.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap Indonesia dapat memperkuat daya saing industri teknologi sekaligus meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi.
- Penulis :
- Gerry Eka




