Dibuka Rp14.755, Rupiah Dipredikisi Menguat Usai Libur Panjang

Mata uang Rupiah dan Dolar. (Foto: Antara)Mata uang Rupiah dan Dolar. (Foto: Antara)

Pantau.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ini diperkirakan menguat usai libur panjang. Rupiah Senin pagi (24/8/2020) dibuka menguat 18 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.755 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.773 per dolar AS.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto memperkirakan, rupiah hari ini akan cenderung terapresiasi didukung data domestik.

“Memang pagi ini rupiah melanjutkan penguatan, karena mostly data ekonomi menunjukkan kondisi yang cukup stabil, khususnya CAD dan trade balance,” ujar Rully.

Baca juga: Indonesia dalam Selembar Uang Kertas Rupiah

Selain itu, lanjut Rullly, permintaan valas sepertinya juga mulai menurun sedikit demi sedikit.

Dari eksternal, pergerakan nilai tukar dipengaruhi oleh kebijakan akomodatif dari bank sentral AS The Fed dan pemerintah AS. “Hal itu mendorong peningkatan supply mata uang dolar AS,” katanya.

Rully memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp14.665 per dolar AS hingga Rp14.780 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Ditutup Menguat Rp14.773 per USD Jelang Libur Panjang

Pada Rabu 19 Agustus lalu, rupiah ditutup menguat 72 poin atau 0,49 persen menjadi Rp14.773 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.845 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.794 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.786 per

rn

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta