Pantau Flash
KPK Setor Rp500 Juta dari Perkara Kabid Pembangunan Jalan Muara Enim
Dua Pekan Lagi WHO Akan Umumkan Hasil Uji Klinis Obat COVID-19
Densus 88 Antiteror Amankan Seorang Wanita Terduga Teroris di Semarang
Terjadi Ledakan Diduga Bom Rakitan di Menteng
Jubir Sebut 75 Persen Pasien COVID-19 di 11 Provinsi Telah Sembuh

Pasar Masih Khawatir COVID-19, Rupiah Melemah Rp14.295 per USD

Pasar Masih Khawatir COVID-19, Rupiah Melemah Rp14.295 per USD Mata uang Rupiah dan Dolar. (Foto: Antara)

Pantau.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (1/7/2020) berpotensi kembali tertekan seiring kekhawatiran pasar terhadap kenaikan kasus positif COVID-19.

Rupiah melemah 30 poin atau 0,21 persen menjadi Rp14.295 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.265 per dolar AS.

Baca juga: Tertekan Meningkatnya Kasus COVID-19, Rupiah Loyo Rp14.265 per USD


Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu, mengatakan kekhawatiran melambatnya pemulihan ekonomi karena masih meningginya kasus positif COVID-19 akan menekan pergerakan aset berisiko.

Selain itu, lanjut Ariston, pengesahan UU Keamanan Hong Kong berpotensi meningkatkan ketegangan antara AS dan China, yang juga akan memberikan sentimen negatif ke aset berisiko.

"Rupiah bisa tertekan dengan sentimen negatif tersebut," ujar Ariston.

Baca juga: Gubernur The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat Rp14.154 per USD


Dari domestik, hari ini akan dirilis data inflasi Indonesia Juni 2020. Apabila menunjukkan angka yang lebih rendah di bawah dua persen (yoy), yang mengindikasikan aktivitas ekonomi Indonesia melambat, juga bisa memberikan sentimen negatif ke rupiah.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi kembali melemah dengan kisaran Rp14.150 per dolar AS hingga Rp14.330 per dolar AS.

Pada Selasa 30 Juni 2020 lalu, rupiah melemah 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp14.265 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.245 per dolar AS.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: