Pantau Flash
Bursa Saham Kawasan Naik, IHSG Menguat 15,07 Poin
Eijkman: Flu Babi Membawa Semua Gen yang Pernah Menimbulkan Pandemi
Sudah Ada 29.919 Orang di Indonesia yang Sembuh dari COVID-19
Nadiem Tegaskan Kebijakan: Belajar Merdeka Memiliki Daya Saing Kuat
Pratikno: Janagan Ribut Lagi Soal Reshuffle, Progres Kabinet Berjalan Bagus

Tertekan Meningkatnya Kasus COVID-19, Rupiah Loyo Rp14.265 per USD

Tertekan Meningkatnya Kasus COVID-19, Rupiah Loyo Rp14.265 per USD Mata uang Rupiah dan Dolar. (Foto: Antara)

Pantau.com - Nilai tukar (kurs) rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (30/6/2020), melemah karena masih tertekan peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di dunia.

Rupiah ditutup loyo 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp14.265 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.245 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan rupiah yang pagi hari sempat menguat kembali melemah dipicu jumlah kasus COVID-19 yang masih terus naik.

Baca juga: Gubernur The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat Rp14.154 per USD



"Ada tarik menarik sentimen dan kelihatannya menjelang sore kekhawatiran pasar masih tinggi dengan terus meningkatnya kasus COVID-19 di dunia," ujarnya.

Selain itu, lanjut Ariston, Gubernur The Fed Jerome Powell dalam pernyataan tertulisnya pagi ini juga mengungkapkan bahwa ketidakpastian masih tinggi di tengah pandemi.

"Ini memberikan sentimen negatif ke rupiah," katanya.

Baca juga: Kasus COVID-19 Meningkat, Rupiah Ditutup Melemah 14.245 per USD


Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp14.170 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.165 per dolar AS hingga Rp14.303 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan rupiah menguat menjadi Rp14.302 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.369 per dolar AS.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: