Pantau Flash
Bursa Saham Kawasan Naik, IHSG Menguat 15,07 Poin
Eijkman: Flu Babi Membawa Semua Gen yang Pernah Menimbulkan Pandemi
Sudah Ada 29.919 Orang di Indonesia yang Sembuh dari COVID-19
Nadiem Tegaskan Kebijakan: Belajar Merdeka Memiliki Daya Saing Kuat
Pratikno: Janagan Ribut Lagi Soal Reshuffle, Progres Kabinet Berjalan Bagus

Kasus COVID-19 Meningkat, Rupiah Ditutup Melemah 14.245 per USD

Kasus COVID-19 Meningkat, Rupiah Ditutup Melemah 14.245 per USD Mata uang Rupiah dan Dolar. (Foto: Antara)

Pantau.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan, melemah tertekan terus meningkatnya kasus positif COVID-19. Rupiah ditutup melemah 25 poin atau 0,18 persen menjadi Rp14.245 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.220 per dolar AS.

"Kekhawatiran pasar terhadap peningkatan kasus COVID-19 memberikan sentimen negatif ke aset berisiko hari ini, termasuk ke rupiah," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Baca juga: Harga Aset Berisiko Bawa Rupiah Menguat, 14.120 per USD

Menurut Ariston, penyebaran COVID-19 yang meningkat tersebut bisa membuat pemulihan ekonomi kembali terhambat. "Di internal sendiri, kasus COVID-19 masih meningkat dengan laju yang sama," ujar Ariston.

Pekan ini, nilai tukar rupiah diperkirakan cenderung mengalami pelemahan terbuka. Namun, lanjut Ariston, pelaku pasar juga tidak mengesampingkan sentimen positif pemulihan ekonomi.

Baca juga: Proyeksi IMF dan Khawatir COVID-19, Rupiah Melemah Rp14.175 per USD

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp14.225 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.225 per dolar AS hingga Rp14.263 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.369 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.239 per dolar AS.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: