Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Khofifah Gelar Pasar Murah di Gresik untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Khofifah Gelar Pasar Murah di Gresik untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran
Foto: (Sumber: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menggelar pasar murah di halaman Pudak Gallery, Kabupaten Gresik. (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim).)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat di Gresik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah melalui kegiatan pasar murah.

Kegiatan pasar murah tersebut digelar di halaman Pudak Gallery di Kabupaten Gresik.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pengendalian inflasi daerah serta stabilisasi harga pangan strategis menjelang Lebaran.

Khofifah menyatakan pasar murah diharapkan dapat melengkapi berbagai upaya pengendalian harga bahan pokok pada momentum hari besar keagamaan.

Upaya Kendalikan Inflasi Daerah

Khofifah menilai program pasar murah efektif membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Pemerintah provinsi juga melakukan kunjungan ke berbagai kabupaten dan kota untuk menggelar kegiatan serupa.

Program tersebut disebut sebagai bentuk komplementaritas dengan program stabilisasi harga yang juga dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.

Menurutnya pemerintah ingin memaksimalkan stabilisasi harga dan pengendalian inflasi sekaligus memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat dari sisi pasokan maupun harga.

Harga Lebih Murah dari Pasar

Sejumlah komoditas di pasar murah dijual lebih rendah dibandingkan harga di pasar tradisional.

Harga telur ayam yang di pasar sekitar Rp30.000 per kilogram dijual Rp22.000 per kilogram.

Daging ayam yang di pasar sekitar Rp42.000 dijual sekitar Rp30.000 per kemasan.

Khofifah juga menekankan agar lokasi pasar murah digelar dekat dengan permukiman warga.

Lokasi tersebut juga diupayakan tidak terlalu dekat dengan pasar tradisional agar tidak mengganggu aktivitas perdagangan.

Ia menyebut program pasar murah selalu mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut tersedia berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi.

Komoditas yang dijual antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000 per kilogram.

Selain itu tersedia minyak goreng MinyaKita Rp13.000 per liter serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Produk lain yang dijual antara lain gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, dan bawang merah Rp7.000 per 250 gram.

Tersedia pula paket cabai Rp5.000 per 200 gram serta daging ayam ras Rp30.000 per kemasan.

Penulis :
Gerry Eka