Pantau Flash
Kemnaker: Ada 1,7 Pekerja Terdampak Pandemi COVID-19
Kemenkes Tegaskan Imunisasi Harus Jalan Selama Pandemi Korona
Jusuf Kalla: Fatwa MUI DKI 2001 Perbolehkan Salat Jumat 2 Gelombang
Gugus Tugas: Skema Herd Immunity Butuh Waktu yang Lama
Pakar Dorong Tes Serologi Massal di Era Normal Baru

Pelindo I Resmi Jadi Anggota Kadin

Pelindo I Resmi Jadi Anggota Kadin Seremoni Penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin ke Pelindo I. (Foto: Antara)

Pantau.com - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I resmi menjadi anggota Kamar Dagang Indonesia (Kadin) melalui Seremoni Penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin di Menara Kadin Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Penyerahan kartu anggota tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Pelindo I Dian Rachmawan, Ketua Umdan Kadin Indonesia Rosan P Roeslani dan Ketua Umum Kadin Sumatera Utara Ivan Iskandar.

Baca juga: Dear Pertamina... Ada Pesan Penting Nih dari Kadin Indonesia

Pelindo I dan seluruh anak perusahaannya: PT Prima Multi Terminal, PT Prima Terminal Petikemas, PT Prima Indonesia Logistik, PT Prima Pengembangan Kawasan, serta PT Prima Husada Cipta Medan telah menjadi anggota KADIN terhitung sejak bulan Januari.

“Pelindo I sebagai BUMN mendaftar sebagai anggota Kadin sesuai dengan Nota Kesepahaman (MoU) yang sudah ditandatangani oleh Kementerian BUMN dan Kadin Indonesia tentang pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada November 2019. Sehingga Pelindo I dan anak perusahaannya sudah resmi menjadi anggota Kadin yang nantinya bisa menjadi wadah kerja sama dan membangun sinergi bagi kami dan para pengusaha Indonesia maupun asing untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Direktur Utama Pelindo I Dian Rachmawan.

Saat ini, Pelindo I sedang melakukan pengembangan Belawan New Container Terminal serta Pelabuhan Hub Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pelindo I saat ini sedang mengembangkan Belawan New Container Terminal. Belawan New Container Terminal yang memiliki panjang dermaga 700 meter dengan kedalaman kolam -14 meter LWS (Low Water Spring) yang mampu melayani kapal Post Panamax atau kapal dengan bobot 50.000 DWT.

Saat ini juga sudah dilengkapi dengan empat unit Ship-to-Shore (STS) Crane, 12 unit Automatic Rubber Tyred Gantry (ARTG), dan 20 unit Head Truck.

Baca juga: Kadin: Kerugian Banjir Paling Parah Ada di Ritel

Pelindo I juga sedang melakukan pengembangan Pelabuhan Hub Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung. Pada November 2019, Pelindo I telah menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Seaport dengan pokok-pokok perjanjian di antaranya Pelindo I dengan Zhejiang Seaport akan membuka rute call internasional dari Kuala Tanjung Ke Ningbo dan sebaliknya.

Dengan pengembangan Pelabuhan dan Kawasan Industri di Kuala Tanjung ini diproyeksikan akan membuka 90.000 lapangan pekerjaan dan meningkatkan potensi ekonomi sebesar 30 Miliar Dollar AS. “Ke depannya, pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung yang terintegrasi dengan fasilitas penunjang pelabuhan berupa Kawasan Industri yang akan menarik investasi swasta dan asing, sehingga memberikan dampak bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi nasional,” tukas Dian.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: