Pantau Flash
KPK Tetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka
Covid-19 RI 16 Oktober: Kasus Positif Naik 997 dengan Pasien Sembuh 1.525
Buntut Kabur Karantina, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Rachel Vennya 21 Oktober
Polda Metro Gerebek Holywings Tebet, Ada Ratusan Orang Masih Berkerumun
Jokowi Ogah Manjakan BUMN Sakit: Terlalu Sering Dapat Proteksi, Maaf Enak Sekali

Afghanistan Mencekam, Taliban Gantung Jenazah di Tempat Umum Sebagai Tanda Peringatan

Headline
Afghanistan Mencekam, Taliban Gantung Jenazah di Tempat Umum Sebagai Tanda Peringatan Ilustrasi. (Foto: Shutterstock via Antara)

Pantau.com - Otoritas Taliban di kota Herat, Afghanistan barat, membunuh empat orang yang diduga penculik dan menggantung jasad mereka di depan umum untuk menciutkan nyali penjahat lainnya, kata pejabat pemerintah setempat, Sabtu (25/9).

Wakil Gubernur Herat Sher Ahmad Ammar mengatakan orang-orang itu menculik seorang pengusaha lokal dan putranya serta akan membawa mereka ke luar kota. Para penculik tersebut terlihat oleh patroli yang mendirikan pos-pos pemeriksaan di sekitar kota.

Baca juga: Mencekam! Ada 5 Ledakan di Afghanistan yang Turut Tewaskan Tentara Taliban, Ulah Siapa?

Baku-tembak terjadi dan menewaskan keempat orang yang diduga penculik itu. Sementara satu tentara Taliban terluka. "Jenazah mereka dibawa ke alun-alun dan digantung di kota sebagai pelajaran bagi para penculik lainnya," katanya, demikian dilansir Reuters, Minggu (26/9/2021).

Dua korban penculikan dibebaskan tanpa mengalami cedera atau luka. Mohammad Nazir, warga Herat, mengatakan saat itu dia sedang berbelanja makanan di dekat Alun-Alun Mostofiat di kota itu ketika dia mendengar pengumuman melalui pengeras suara. "Ketika saya melangkah maju, saya melihat mereka membawa mayat di truk pengangkut, kemudian mereka menggantungnya di mobil derek," katanya.

Rekaman mayat berlumuran darah, yang diayunkan di atas derek disebarkan  secara luas di media sosial. Catatan yang disematkan di dada pria itu tertulis "Ini adalah hukuman untuk tindakan penculikan". Tidak ada mayat lain yang terlihat, tetapi unggahan media sosial menyebutkan bahwa mayat yang lain digantung di bagian lain kota.

Baca juga: Diplomat Afghanistan Minta Dunia Tolak Pengakuan Taliban: Para Sekutu Meninggalkan Rakyat Kami

Dalam wawancara dengan Associated Press yang diterbitkan minggu ini, tokoh senior Taliban Mullah Nooruddin Turabi mengatakan kelompok itu akan memberlakukan hukuman seperti amputasi dan eksekusi untuk mencegah penjahat.

Terlepas dari kecaman internasional, Taliban mengatakan mereka akan terus menjatuhkan hukuman cepat dan berat pada pelanggar hukum untuk menghentikan kejahatan seperti perampokan, pembunuhan, dan penculikan yang meluas di Afghanistan. Menurut kantor berita resmi Bakhtar, delapan penculik juga ditangkap dalam insiden terpisah di provinsi barat daya Uruzgan.

Tim Pantau
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: