Pantau Flash
1 Orang di Iran Meninggal Dunia Setiap 7 Menit karena COVID-19
Epidemiolog: Belum Ada Laporan Transportasi Publik Jadi Klaster COVID-19
Gedung Putih Pastikan Pilpres AS Tetap Digelar 3 November 2020
Ombudsman Soal Ganjil Genap: Waspadai Klaster Transportasi Publik
BPS: Inflasi Tahunan yang Terendah Sejak Mei 2000

Ibu Luthfi Anak STM Pembawa Bendera saat Demo Berharap Anaknya Dibebaskan

Ibu Luthfi Anak STM Pembawa Bendera saat Demo Berharap Anaknya Dibebaskan Luthfi Alfiandi dan Ibunya berpelukan usai sidang perdana selesai digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019). (Foto: Antara/Livia Kristianti)

Pantau.com - Keluarga Luthfi Alfiandi, pemuda yang membawa Bendera Merah Putih saat melakukan aksi bersama siswa STM di depan DPR RI pada September lalu, berharap pemuda berusia 20 tahun itu agar cepat dibebaskan.

"Ya tentu saya berharap anak saya dibebaskan,” ujar Nurhayati ibu dari Luthfi usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019).

Baca juga: Didampingi Politikus Gerindra, Luthfi Ajukan Penangguhan Penahanan

Keinginan Nurhayati itu disebabkan oleh lamanya waktu tak dapat melihat putranya beraktivitas normal selama dua bulan 12 hari.

"Ya saya memang tadi enggak ikutin pembacaan dakwaannya karena terpotong salat, tapi katanya ada penangguhan mudah- mudahan saja penangguhan penanganannya dikabulkan," kata Nurhayati.

Nurhayati mengatakan meski mengharapkan anaknya cepat dibebaskan, ia akan tetap mengikuti proses hukum yang berjalan.

Ia masih tidak menyangka Luthfi harus menjalani pidana karena pada awalnya pria yang akrab dipanggil Dede itu hanya meminta izin untuk pergi bermain ke rumah temannya.

Baca juga: Putusan MK Soal Eks Napi Korupsi, Demokrat: Itu Final Harus Diikuti!

"Saya syok, pas tau ternyata anak saya ikut demo terus ditangkap polisi. Saya langsung cari ke Polsek Tanah Abang dan Polda Metro Jaya belum ketemu. Baru ketemu di hari ketiga di Jakarta Barat," kata Nurhayati.

Setelah ditemukan, Dede ternyata dipindahkan ke Polres Jakarta Pusat untuk proses hukum lebih lanjut karena Polisi menilai Dede memancing kerusuhan pada saat mengikuti aksi demo.

Ada tiga dakwaan alternatif yang didakwakan kepada Luthfi yaitu pasal 212 jo 214 ayat (1) KUHP, pasal 170 KUHP, serta pasal 218 KUHP.

Sidang selanjutnya dijadwalkan pada minggu depan Rabu, 18 Desember 2019 dengan agenda pemeriksaan saksi dari jaksa penutut umum.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK