Pantau Flash
Dubai Putuskan 'Lockdown' Selama 14 Hari
Madonna Sumbang 1 Juta Dolar untuk Ciptakan Vaksin Korona
Jika Batalkan Kompetisi, Liga Inggris Terancam Denda Rp 15,3 Triliun
Sempat Tersangkut Skandal FIFA, Mantan Presiden Honduras Meninggal Dunia
Jakarta Pagi Cerah Berawan, Waspada Hujan Petir Sore Hingga Malam Hari

Indonesia Memanggil! Dibutuhkan 1.500 Dokter dan Perawat Hadapi COVID-19

Indonesia Memanggil! Dibutuhkan 1.500 Dokter dan Perawat Hadapi COVID-19 Petugas medis bersiap di ruang perawatan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). (Foto: Antara/Heru Sri Kumor)

Pantau.com - Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Andre Rahadian mengatakan Indonesia memerlukan relawan sebanyak 1.500 dokter mulai dari spesialis paru, anastesi, umum, hingga pranata laboratorium untuk menghadapi pandemi COVID-19 di Tanah Air.

"Kemudian membutuhkan sebanyak 2.500 perawat dan sejumlah administrasi rumah sakit dan supir ambulans," ujar Andre dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memanggil dan mengajak para relawan untuk menjadi bagian dari pejuang kemanusiaan. Gugus tugas juga sudah membuat microsite di laman situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pendaftaran para relawan.

Baca juga: COVID-19 di Jakarta: 48 Orang Meninggal dan 50 Tenaga Medis Positif

Gugus Tugas bekerja sama dengan banyak asosiasi, lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi, mengajak semua elemen bergabung, dimana dokter dan perawat di gugus depan. Sedangkan relawan mahasiswa akan berada pada lapis kedua sebagai bagian dari pencegahan.

"Teman-teman mahasiswa akan membantu konsultasi baik psikologis maupun medis, yang akan dilakukan melalui telepon atau online."

Ketua ILUNI itu juga menjelaskan dalam pekan ini, akan diluncurkan secara masif pembukaan pendaftaran relawan. Gugus Tugas bekerja sama dengan banyak pihak yang juga mengkoordinir relawan.

Baca juga: Update Korona di Indonesia 26 Maret: 893 Positif, 78 Meninggal, 35 Sembuh

Semua itu akan diintegrasikan sehingga nantinya memiliki data yang lengkap dan selalu diperbaharui.

"Mudah-mudahan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 ini mendapatkan dukungan dari semua warga Indonesia, dengan menjadi pejuang kemanusiaan," kata Andre.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat hingga Kamis, 26 Maret 2020 total kasus positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 893 kasus atau bertambah 103 kasus, sementara 35 orang sembuh dan 78 meninggal dunia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: