Pantau Flash
PSM Diminta Lebih Kompak Lawan Shan United
Menkes Terawan: 9 WNI Positif Korona di Diamond Princess Tidak Sakit Berat
Kompetisi J-League Ditunda Akibat Virus Korona
Pemerintah Berikan Diskon Tarif Pesawat Akibat Serangan Korona
Komisi III DPR RI Desak MenkumHAM Yasonna Laoly Evaluasi Pegawai

Kepala BPIP Sebut Agama Musuh Pancasila, Begini Respons Menohok MUI

Kepala BPIP Sebut Agama Musuh Pancasila, Begini Respons Menohok MUI Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas. (FOTO ANTARA/Anom Prihantoro/am.)

Pantau.com - Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mempertanyakan pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi yang menyebut agama adalah musuh Pancasila.

"Saya tidak mengerti dan tidak bisa memahami pernyataan kepala BPIP yang menyatakan agama jadi musuh terbesar Pancasila," kata Anwar kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Anwar menegaskan, jika benar Yudian memiliki pandangan seperti itu maka ia meminta Presiden Joko Widodo agar memberhentikan Kepala BPIP itu.

Baca juga: MUI Desak Penghentian Rencana Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel Tanpa Berbagi

Menurutnya, pemberhentian tidak dengan hormat tepat karena pemikiran dan pemahaman Yudian tentang Pancasila akan sangat mengancam eksistensi negara. "Bagaimana bisa seorang kepala BPIP punya pemahaman seperti itu," katanya.

Anwar mengatakan, jika cara pandang Kepala BPIP soal agama harus diberangus tersebut menjadi opini publik maka eksistensi dari Pancasila itu sendiri jelas terancam. Padahal, kata dia, agama itu sendiri merupakan unsur dalam Pancasila itu yaitu sila pertama yakni Ketuhanan yang Maha Esa.

"Di buang? Kalau dibuang berarti tidak Pancasila lagi dan berarti negara ini bubar," tuturnya.

Baca juga: Perintah Presiden Jokowi: Segera Membumikan Pancasila untuk 129 Juta Tahun

Untuk itu menurutnya, keinginan Presiden Jokowi yang ingin Pancasila lewat BPIP dipahami dengan baik oleh masyarakat tentu menjadi terganjal jika sikap Yudian justru bertolak dari sila pertama itu sendiri.

"Kalau yang bersangkutan benar punya pandangan seperti itu maka pilihan yang tepat untuk kebaikan bangsa dan negara yaitu yang bersangkutan mundur atau dimundurkan," katanya.

Ia menilai jika Yudian Wahyudi tidak diberhentikan maka sejatinya BPIP sudah kehilangan kepercayaan dari rakyat, demikian Anwar Abbas.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: