Pantau Flash
Febri Diansyah Mundur dari KPK
Idap Kanker Paru Stadium 4, Suami Bupati Bogor Ade Yasin Tutup Usia
Pasar Cempaka Putih Kebakaran, Damkar Sempat Alami Kesulitan Air
Ketua KPK Firli Bahuri Dinyatakan Langgar Kode Etik Gunakan Helikopter
KPU Akhirnya Larang Konser untuk Kampanye di Pilkada 2020

Setelah Mendarat di Bandara Minangkabau, Mahfud MD Mendengar...

Setelah Mendarat di Bandara Minangkabau, Mahfud MD Mendengar... Menko Polhukam Mahfud MD saat ngopi Bergama media di Padang, Kamis (17/9/2020). (Foto: Antara/Ikhwan Wahyudi)

Pantau.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memuji strategi pengendalian COVID-19 yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

"Di Indonesia serangan COVID-19 merata, Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang cara melaksanakan protokol dan pengendalian cukup baik," katanya di Padang, Kamis (17/9/2020).

Dalam acara ngopi bersama yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, dia mengatakan bahwa Pemerintah Sumatera Barat telah menjalankan upaya penanggulangan COVID-19 dengan baik sehingga menimbulkan rasa aman bagi warga.

Baca juga: Irwan Prayitno Minta RS di Sumbar Tidak Asal Tutup Layanan

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, menurut dia, juga menunjukkan contoh kerja sama yang baik antara pemerintah dan warga dalam pengendalian penularan COVID-19. "Pemerintah memfasilitasi dengan berbagai kebijakan dan warganya patuh," kata dia.

Mantan Ketua ML itu mencontohkan, dalam upaya mencegah penularan virus korona pemerintah provinsi tidak hanya meminta pendatang melakukan pemeriksaan, namun juga menyediakan fasilitas pemeriksaan gratis bagi mereka.

"Saya begitu mendarat di Bandara Internasional Minangkabau ada pengumuman penumpang pesawat dapat melakukan tes usap secara gratis yang disediakan pemerintah provinsi," katanya.

Ia juga memuji Sumatera Barat karena mengeluarkan Peraturan Daerah mengenai Adaptasi Kebiasaan Baru sementara pemerintah daerah lain hanya menerbitkan Peraturan Gubernur.

Baca juga: Mahfud Instruksikan BNPT hingga BIN Ungkap Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Mahfud menekankan pentingnya aturan yang jelas dan tegas dalam menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus korona. "Untuk penegakan hukum itu semua bersepakat yang paling efektif adalah peraturan daerah, karena kalau pakai hukum pidana umum agak rumit, sementara perda bisa untuk tindak pidana ringan," katanya.

Menurut dia, 97 persen daerah menerbitkan peraturan kepala daerah mengenai upaya pengendalian COVID-19 dan hanya ada dua daerah yang memberlakukan peraturan daerah mengenai hal itu, yakni Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Barat.

"Sumatera Barat lebih bisa implementatif penerapannya karena mencantumkan ketentuan pidana," ujarnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: