
Pantau - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan membangun 15 unit Hunian Tetap (Huntap) atau Rumah Tumbuh bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan anggaran Rp16 juta per unit.
Proses Pembangunan dan Kolaborasi Gotong Royong
"Anggaran sebesar Rp16 juta per unit dialokasikan untuk pembangunan struktur dasar bangunan agar rumah dapat segera ditempati secara aman," ungkap Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, Mundari, saat peresmian pembangunan Rumah Tumbuh di Nagari Malalak Timur, Rabu, 10 Februari 2026.
Pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh relawan PMI dari Pos Lapangan PMI Provinsi Sumatera Barat dan PMI Kota Bukittinggi, dengan pendampingan dari PMI Jakarta Selatan.
Program ini melibatkan swadaya masyarakat serta peran aktif calon penerima manfaat sejak awal proses pembangunan hingga penyelesaian akhir.
Sebanyak 15 unit rumah dibangun dan tersebar di tiga Jorong di Nagari Malalak Timur, yakni 12 unit di Jorong Toboh, dua unit di Jorong Limo Badak, dan satu unit di Jorong Pakan Subarang.
Harapan dan Dukungan Berkelanjutan bagi Para Penyintas
Mundari menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam program kemanusiaan ini.
Donatur yang disebut antara lain PERBANAS, PT Duta Elok Persada, Asosiasi Konsultan Pialang Asuransi, Mitrasraya, serta pihak lainnya.
“Berkat kolaborasi ini, harapan para penyintas untuk kembali memiliki hunian yang layak akhirnya dapat terwujud,” ujarnya.
Program Rumah Tumbuh ini merupakan bagian dari fase pemulihan dan rehabilitasi pascabencana yang diinisiasi oleh PMI, dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penyintas, terutama menjelang Ramadhan.
Wakil Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, H. Aim Zein, didampingi Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Logistik, Hidayatul Irwan, menegaskan bahwa dukungan PMI tidak berhenti pada pembangunan fisik hunian.
“Kamі bekerja secara berkelanjutan dan akan terus mendampingi warga, khususnya para korban,” ia mengungkapkan.
PMI juga berencana memenuhi kebutuhan dasar penghuni, seperti lemari dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
PMI Provinsi Sumatera Barat akan menggandeng sejumlah perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk melengkapi hunian agar lebih fungsional dan layak huni.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup para penyintas.
- Penulis :
- Arian Mesa







