Pantau Flash
Ada 1.671 Kasus Baru di RI, Total Infeski COVID-19 Capai 74.018
Polda Metro Sebut Editor Metro TV Yodi Prabowo Tewas Dibunuh
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba ke MK
Euforia Turki Resmikan Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid
Komisi X: Di Balik Meriahnya Asian Games, Ada Honor yang Belum Dibayarkan

Soal Polemik RUU Ketahanan Keluarga, Surya Paloh Bilang Begini

Soal Polemik RUU Ketahanan Keluarga, Surya Paloh Bilang Begini Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menjawab soal RUU Ketahanan Keluarga di Gedung Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumatera Utara yang baru diresmikan di Kota Medan, Kamis (20-2-2020). (Foto: Antara/Abdu Faisal)

Pantau.com - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh turut berkomentar terkait dengan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang menjadi polemik lantaran dianggap isinya terlalu mencampuri ranah privat. Surya menilai memang bebrapa pasal dalam RUU tersebut terlalu masuk ke ranah privat.

"Ya, pastilah (mencampuri ranah privat)," ujar Surya saat ditemui usai peresmian gedung baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumatera Utara di Medan, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: Sebelum Ada RUU Ketahanan Keluarga, Perusahaan Ini Beri Cuti 6 Bulan

Ia kemudian mengingatkan legislator yang mengajukan RUU Ketahanan Keluarga tersebut terlebih dahulu mengetahui sasaran masalah yang ingin diselesaikan.

"Saya perlu ingatkan, jangan cari-cari masalah kalau enggak ada masalah, itu yang diinginkan sama NasDem," ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga mengaku merasa bingung ketika ditanya apa yang ingin dicapai oleh legislator yang mengajukan RUU Ketahanan Keluarga tersebut. "Entah apa yang ingin dia capai, saya juga enggak tahu," tuturnya.

Menurut Surya, ada hal-hal yang semestinya diprioritaskan dan ada pula yang tidak perlu diatur. Misalnya, permasalahan esensial dan prinsipal menyangkut ketinggian celana (celana cingkrang) yang semestinya tidak perlu dilarang-larang.

"Ini mau semuanya diatur. Bagaimana ketinggian celanalah, terus bagaimana warna celana, masih banyak di depan mata kepala kita untuk segera dibenahi," tegasnya.

Baca juga: Tuai Polemik, Pengusul RUU Ketahanan Keluarga Angkat Bicara

Adapun untuk diketahui, RUU Ketahanan Keluarga merupakan usulan dari anggota DPR periode 2014—2019 dan masuk dalam Prolegnas 2020.

​​​​​​Menurut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, saat ini RUU itu baru akan disinkronisasikan dan semua pihak harus bersama-sama mencermati. Dalam hal ini, fraksi-fraksi di DPR RI membuat daftar inventarisasi masalah (DIM). "Tentunya UU Ketahanan Keluarga itu adalah usulan perseorangan, bukan usulan dari fraksi, yang nantinya akan sama-sama dicermati," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: