Pantau Flash
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020
Sisa Laga Kualifikasi PD 2022 Zona Asia Akan Dilanjutkan Oktober-November
Studi: Vitamin K dalam Bayam, Telur, dan Keju Bantu Cegah COVID-19
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia

Terkuak, Pasien Positif COVID-19 di RSKD Duren Sawit adalah Perokok Aktif

Terkuak, Pasien Positif COVID-19 di RSKD Duren Sawit adalah Perokok Aktif Petugas kesehatan di RS Pelni Jakarta mengecek suhu tubuh pengunjung. (Foto: Antara/Muhammad Zulfikar)

Pantau.com - Seorang pasien positif COVID-19 yang kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur, merupakan perokok aktif.

"Saya tidak ada penyakit bawaan, tidak ada diabetes, kolesterol rendah, tidak ada jantung, persoalan saya adalah perokok aktif," kata seorang pasien pria berinisial RS melalui sambungan telepon kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (27/03/2020) sore.

Stamina RS dirasakan melemah setelah pada akhir Februari 2020 dia bersama komunitas perkumpulan gereja di Bogor menggelar kegiatan yang menguras stamina.

Baca juga: Data dari China: Pasien Korona yang Meninggal Kebanyakan Perokok

RS mengatakan tim medis sempat mendiagnosa dirinya terjangkit demam berdarah dengue (DBD). "Saya masuk rumah sakit pada Minggu 8 Maret 2020, saat itu saya didiagnosa DBD karena trombosit turun sampai 81.000," katanya.

Pada Rabu 11 Maret RS dipulangkan ke rumah untuk beristirahat, namun gejala COVID-19 mulai dirasakan seperti batuk hingga demam. Kamis 12 Maret 2020, RS memutuskan untuk kembali ke rumah sakit akibat demam tinggi sampai 39 derajat celsius lebih.

"Saya mulai isolasi di Rumah Sakit Mitra Keluarga di daerah Kemayoran hari Sabtu (14/03/2020), kemudian besoknya diambil tes swab oleh Dinkes DKI," katanya.

Baca juga: Masyarakat Sedang Resah Korona, Pelajar di Palmerah Malah Asyik Tawuran

Pada Selasa 17 Maret 2020, tim medis menyampaikan bahwa RS positif terinfeksi COVID-19 dan dirujuk ke rumah sakit Duren Sawit. "Hari Rabu (18/03/2020) saya dijemput ambulan dengan petugas khusus yang menangani pasien positif dengan alat pelindung diri dan prosedur pemindahan pasien terinfeksi. Saya dibawa ke RSKD Duren Sawit," katanya.

Begitu sampai, kata dia, pasien langsung masuk ruang isolasi. "Di ruang isolasi ini saya berdua dengan pasien lain. Ruangannya sangat baik, cukup besar kir-kira 7x6 meter persegi, ada kamar mandi dalam lengkap dengan alat pendingin AC sentral. Ada intercom awasi dengan CCTV," katanya.

Perawat datang secara periodik untuk mengcek pasien dan dokter setiap hari datang berkunjung dengan alat pelindung diri. "Setiap hari ruangan juga dibersihkan oleh petugas cleaning service mengenakan APD," katanya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: