Pantau Flash
2.345 Orang di China Meninggal Akibat Virus Korona
Jubir Presiden Jokowi Evakuasi WNI dari Yokohama Segera Dilakukan
PGRI Ungkap Pentingnya Pendidikan Moral Pancasila Dihidupkan Kembali
Kemenkes Khawatir WNI di Diamond Princess Terjangkit Korona Tanpa Gejala
Kemenhub Siapkan Payung Hukum untuk Sepeda Listrik

Titip Pesan ke Pimpinan KPK, Imam Selipkan Kata 'Sayang' di Secarik Kertas

Titip Pesan ke Pimpinan KPK, Imam Selipkan Kata 'Sayang' di Secarik Kertas Imam Nahrawi, salah satu tersangka kasus suap terkait penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran 2018 di gedung KPK, Jakarta, Kamis (19/12/2019). (Foto: Antara/Benardy Ferdiansyah)

Pantau.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menitip pesan kepada pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru agar dapat menjalankan tugas dengan amanah.

"Selamat Natal dan Tahun Baru dan selamat atas pelantikan pimpinan KPK yang baru dan dewas (dewan pengawas) KPK. Semoga bisa melaksanakan amanah dengan lebih sempurna dan lebih baik," ucap Imam usai meninggalkan gedung KPK, Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Baca juga: KPK Kembali Panggil Istri Imam Nahrawi

Imam mengaku dipanggil KPK untuk proses perpanjangan penahanan. Imam adalah salah satu tersangka kasus suap terkait penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran 2018.

"Sabar dan tetap bahagia, sayang. Allah bersama kita dan saya diperpanjang sampai tanggal 20 Januari 2020," kata Imam.

Imam juga menunjukkan secarik kertas kepada awak media dengan tulisan "Sabar dan tetap bahagia, sayang! Allah bersama kita. Selamat dan sukses pelantikan dan dewas KPK. Semoga ada perbaikan besar di KPK".

Belum diketahui kata "sayang" yang ditulisnya itu ditujukan untuk siapa.

Namun, KPK pada Kamis ini juga memeriksa istri Imam, Shobibah Rohmah di gedung KPK, Jakarta dalam penyidikan kasus suap tersebut.

Shobibah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Miftahul Ulum (MIU), asisten pribadi Imam.

Baca juga: Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Dipanggil KPK Jadi Saksi Kasus Imam Nahrawi

Diketahui, KPK pada Rabu (18/9/2019) telah menetapkan Ulum dan Imam Nahrawi (IMR) sebagai tersangka.

Imam diduga menerima uang dengan total Rp26,5 miliar.

Uang tersebut diduga merupakan "commitment fee" atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora Tahun Anggaran 2018, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: