Pantau Flash
Baleg DPR Agendakan Raker dengan Pemerintah Sebelum Bahas RUU Ciptaker
PSBB DKI Jakarta Berlaku Mulai Jumat 10 April 2020
Laboratorium Rapid Test PCR Korona RSPAD Gatot Soebroto Segera Beropersi
Pemerintah: 14.354 Spesimen Telah Diperiksa untuk Deteksi COVID-19
Menkeu: 11,9 Juta Nasabah KUR Dapat Penundaan Cicilan Pokok dan Bunga

WNI di Diamond Princess: Pak Jokowi, Jangan Biarkan Kami Mati Perlahan

Headline
WNI di Diamond Princess: Pak Jokowi, Jangan Biarkan Kami Mati Perlahan WNI Kru Diamond Princess mengirimkan pesan video kepada Presiden Joko Widodo melalui ABC Indonesia, Minggu (23/02). (Foto: Sasa via ABC News)

Pantau.com - Kru kapal asal Indonesia di Diamond Princess telah menyampaikan pesan agar segera dievakuasi dari kapal pesiar, yang lebih dari 600 penumpangnya terjangkit virus korona.

Melansir ABC News, Senin (24/2/2020), permintaan mereka langsung ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, lewat sebuah video berdurasi satu menit delapan detik yang dititipkan kepada ABC Indonesia.

Dalam video tersebut, sejumlah orang yang mewakili 74 kru Indonesia di atas kapal pesiar meminta pemerintah untuk memulangkan mereka dari kapal Diamond Princess.

Baca juga: 19 WNI Masih Tertahan di Wilayah Isolasi Korona China

Mereka mengkhawatirkan kesehatan dan keselamatan mereka yang berpotensi tertular virus korona. "Kepada Pak Presiden Jokowi yang terhormat, kami yang berada di Diamond Princess di Yokohama sudah sangat takut, ibaratnya dibunuh pelan-pelan."

"Kami di sini untuk menghidupi keluarga di Indonesia. Jangan biarkan kami sakit dan mati perlahan-lahan karena kelamaan dievakuasi," tutur salah satu di antara sepuluh orang kru yang ada di video tersebut. Mereka juga meminta pemerintah tidak menjemput mereka dengan kapal laut yang memakan waktu dua minggu perjalanan sampai ke Jepang.

Kamis pekan lalu (20 Februari lalu, pemerintah memang tengah membahas opsi evakuasi lewat laut dengan menggunakan kapal medis milik Angkatan Laut, KRI Dr Soeharso, yang saat ini bersandar di dermaga Komando Armada Dua (Koarmada II) Surabaya, Jawa Timur. Dengan total waktu 34 hari untuk proses evakuasi, opsi lewat jalur laut dipertanyakan oleh kru kapal Diamond Princess asal Indonesia.

Kru dari negara lain sudah peroleh kepastian evakuasi

Selain menitipkan video untuk Presiden Joko Widodo, kepada Hellena Souisa dari ABC Indonesia kru kapal mengatakan jika kru asal Indonesia merupakan satu-satunya yang belum mendapat kepastian evakuasi.

Keterangan ini mereka dapatkan dari kapten kapal sendiri, seperti yang dijelaskan seorang kru kapal asal Indonesia. "Kru dari negara lain, seperti India dan Filipina sudah mendapat kepastian evakuasi dari pemerintahnya."

"Kru dari India akan dievakuasi hari Senin (24/02) dan kru dari Filipina akan dievakuasi pada hari Selasa (25/02)," kata Sasa, salah satu kru asal Indonesia. Sebelumnya, Sasa mengaku jika banyak kru kapal asal Indonesia merasa sudah merasa "hampir putus asa" untuk bisa dipulangkan lebih awal.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: