Pantau Flash
Pemerintah Optimistis Investasi Listrik Meningkat 39 Miliar Dolar
Erick Thohir Berencana Tutup 5 Anak Usaha Garuda Indonesia
BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 2020 di Kisaran 9-11 Persen
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Akan Rampung di 2020
Gilas Persija 4-1, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Upaya F1 Cari Solusi Selamatkan GP China

Upaya F1 Cari Solusi Selamatkan GP China Pebalap tim Mercedes Valtteri Bottas di sesi latihan Grand Prix China, Sirkuit Internasional Shanghai (12/4/2019). Reuters/Aly Song

Pantau.com - Managing Director Formula One (F1) Ross Brawn mengatakan akan menggelar pertemuan dengan Federasi Otomotif Internasional (FIA) dan promotor untuk membahas upaya menyelamatkan Grand Prix China yang sempat ditunda akibat wabah virus korona. Namun ia tidak menyebut kapan dan dimana pertemuan itu akan digelar. 

F1 memutuskan menunda balapan GP China yang seharusnya digelar pada 19 April di Shanghai. Namun Grand Prix Vietnam yang akan debut pada 5 April di Hanoi tetap berlangsung sesuai rencana.

Baca juga: F1 GP China Terancam Batal Akibat Virus Korona

"Kami sedang bicara dengan FIA, kami bicara dengan para promotor dan memiliki agenda pertemuan pekan ini untuk mencari solusi," kata Brawn seperti dikutip Reuters.

Pembatalan GP China itu akan berakibat jeda empat pekan antara balapan di Vietnam dan Belanda pada 3 Mei nanti.

Bahkan jika China mampu mengendalikan epidemi itu, mencari tanggal pengganti untuk GP China ke dalam kalender yang sudah dipadati dengan 22 seri tahun ini akan menjadi tantangan tersendiri. "Kami akan mencoba untuk memasukkannya tapi itu akan sangat sulit."

"Mungkin perlu memajukan balapan lainnya dan itu adalah pertimbangan besar... akan sangat membebani tim untuk memaksa masuk tapi saya rasa kami tidak ada yang ingin kehilangan Grand Prix China.

Perubahan jadwal juga akan berdampak kepada logistik tim dan rombongan Formula 1 yang sudah harus diatur jauh-jauh hari sebelum pekan balapan tiba.

"Kami mencapai titik krusial di mana kami harus membuat keputusan."

Baca juga: Masih Khawatir Korona, BWF Tinjau Waktu Pelaksanaan Kejuaraan Asia di Wuhan

Sejumlah ajang olah raga lainnya yang sedianya digelar di China juga terdampak wabah virus yang menyerupai flu itu yang telah menyebabkan lebih dari 1.100 orang meninggal dan sedikitnya 44.000 lainnya terinfeksi di China setelah muncul pertama kalinya di Wuhan akhir tahun lalu.

Balapan Formula E di kota Sanya pun, pada bulan depan, terpaksa dibatalkan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Reza Saputra
Penulis
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: