Pantau Flash
Baznas Raih Penghargaan sebagai Lembaga Zakat Pelayanan Terbaik
Kemensos Klaim Seluruh Lokalisasi di Pulau Jawa Sudah Ditutup
Diwarnai Blunder Yanto Basna, Indonesia Kalah 0-2 dari Malaysia
MRT Bayar Listrik Rp12 Miliar Setiap Bulan
Pelebaran Trotoar di Cikini Korbankan Jalur Sepeda

11 Tahun 'Numpang', Warga Ini Girang Dapat Sambungan Listrik Gratis

Headline
11 Tahun 'Numpang', Warga Ini Girang Dapat Sambungan Listrik Gratis Instalasi Listrik (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com -  Apakah sobat Pantau bisa hidup tanpa listrik? Kejadian blackout beberapa waktu lalu saja sudah membuat warga Jabodetabek dan daerah lainnya pusing. Tapi, kalian juga harus tahu, ada lho beberapa daerah yang memang belum terjamah oleh listrik sehingga harus rela gelap-gelapan saat malam hari. 

Nasib mujur kali ini dirasakan oleh Wahyudin (35), warga Dusun Ciulur, Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pasalnya, rumahnya telah dipasang sambungan listrik gratis bantuan Badan Usaha sektor ESDM. Wahyudin pun kini tak lagi khawatir, ia merasa lebih aman dan dapat bebas menggunakan listrik.

Wahyudin bersama istri dan anaknya sudah 11 tahun tinggal di rumah dengan mengandalkan sambungan kabel dari rumah warga lainnya.

 "Selama ini menyambungkan ke rumah lain, kadang kabel rusak, setelah dipasang listrik ini saya merasa lebih aman," ungkapnya di depan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Dirjen Gatrik) Kementerian ESDM Rida Mulyana.

Baca juga: Diprotes Soal Pembangunan Tenaga Uap dari Batubara, Ini Jawaban Jonan

Tak jauh dari rumah Wahyudin, Asep Rangga (37), juga tak henti mengucap rasa syukur dan terima kasihnya, rumahnya kini lebih terang dengan hadirnya instalasi listrik milik sendiri, tak harus bergantung lagi ke tetangga. 

"Terima kasih rumah saya sudah mendapat bantuan pemasangan listrik," ujar pria setengah baya yang sehari-hari bekerja sebagai pengrajin batu bata ini.

Pemasangan instalasi listrik gratis bagi rumah Wahyudin dan Asep Rangga merupakan bagian dari program Kementerian ESDM yang mengupayakan partisipasi Badan Usaha Sektor ESDM untuk membantu pasang baru listrik bagi rumah tangga miskin belum berlistrik di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan angka rasio elektrifikasi nasional yang kini telah mencapai 98,8 persen.

Sebanyak 2.012 rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Sumedang kini telah mendapatkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 450 VA dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Cikarang Listrindo. Perusahaan ini telah berkomitmen membantu 3.000 rumah tangga tidak mampu di Sumedang untuk dapat menikmati aliran listrik. Sisanya akan terpasang di akhir September 2019 ini.

Baca juga: Infografis 5 Tips Hemat Listrik Biar Nggak Beli Token Terus

Bantuan pasang baru listrik ini berupa instalasi listrik sederhana dengan 2 titik lampu dan 1 kotak-kontak, termasuk biaya penyambungan, biaya instalasi, biaya penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan Voucher Perdana (Rp10.000,-).

"Kehadiran kami ini dalam rangka mewujudkan energi yang berkeadilan. Artinya energi listrik bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk rumah tangga yang tidak mampu," ungkap Rida Mulyana.

Berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang telah dipadankan oleh PT PLN (Persero), per 3 Juli 2019 masih terdapat sekitar 700 ribu Rumah Tangga Miskin di seluruh Indonesia yang belum berlistrik.

Selain Badan Usaha sektor ESDM melalui CSR-nya, pegawai Kementerian ESDM juga menyalurkan bantuannya pada program ini melalui aksi KESDM Peduli.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: